Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rasa

Rasa

Arah matanya menatap jendela yang basah terguyur air hujan diluar. "Gak perlu minta maaf. Salah Kyra yang terlalu terbuka sama orang. Ternyata, separah itu ya cari perhatian ke orang lain. Kyra tau sekarang, kalo Kyra punya luka masa kecil. Dan bodohnya Kyra, Kyra mencoba cari obatnya di orang lain. Makasih banyak, Ay, udah negur Kyra kalau ternyata menjadi super ekspresif dan aktif itu, gak selamanya baik. Bisa mengganggu banyak orang."
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai sensitive
Baca
+Pustaka
Tiga Kakak Tiriku yang Menggoda

Tiga Kakak Tiriku yang Menggoda

"Sensitif." "Oh ya?" Aaron mengangkat wajah, matanya berkilat nakal. "Coba kita lihat, di mana saja yang sensitif." "Aaron...!" Tapi protes Sherry terlambat. Aaron sudah menunduk, mengecup lehernya dengan lembut. Bibirnya bergerak perlahan, sesekali mengisap pelan, menimbulkan sensasi hangat yang menjalar cepat. Sherry mendesah, tangannya meremas sprei.
9.8348.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.7K kali sebagai sensitive
Tampilkan Ulasan (73)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Suka baca karya orang lain, selain seru buat belajar juga. Ini ceritanya bagus.🤍 baca juga karya Zizizaq 1. Nikah kontrak berbuah cinta 2. Antara mencintai dan melupakan 3. Wanita ketiga duda kaya
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
SENYAWA

SENYAWA

Ada senyum tersungging di bibir Varo mendengar ucapan Meera. “Ga usah takut sama aku, Ra. Aku udah jinak,” ucap Varo sambil melihat Meera di pantulan pintu lift. “Iya, aku tahu, kok,” ucap Meera lagi. Ia sedikit mencengkeram tas sandang yang dipegangnya, rasanya sangat canggung di dalam satu lift dengan Varo. “Memang ada acara apa sampai harus pulang cepat, Ra?” tanya Varo penuh selidik, matanya pun ia picingkan demi melihat gerak gerik Meera dari pantulan pintu lift.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai sensitive
Baca
+Pustaka
Enam Tahun Tanpa Malam Pertama

Enam Tahun Tanpa Malam Pertama

Kubuka dengan tak sabar kotak berbetuk persegi yang dibungkus kertas kado berwarna merah muda. "Apa ini, Mas?" keningku mengerut saat mencoba membaca tulisan yang ada di kemasan kardus itu. "Sen**tive V**o. Alat bantu getar untuk wanita." Kubaca dengan perlahan sambil memikirkan benda apa ini. "Ya Allah, Mas! Aku ini istrimu, Mas. Bukan bintang film bokep!" Brak! Srek! Kubanting, lalu kuinjak benda sialan itu di depan matanya.
10180.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai sensitive
Baca
+Pustaka
Hati yang lemah

Hati yang lemah

fireee eoeoeo fireee. .ssak da bultebora bow bow bow' Levi Sweatdrop melihatku yang sebelumnya mengalami gejala 4 L , letih, lelah, lesu, lemas. Menari dengan semangat yang membara di sekujur tubuhku.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai sensitive
Baca
+Pustaka
SaDriS

SaDriS

Aku menggigit bibir bawahku saat sadris mulai memegang bagian paling sensitif ku,dan aku merasa ada air yang menetes keluar dan membasahi celanaku. Aku kaget saat melihat dia ingin membuka celanaku dengan cepat aku membuka bajuku dan menarik kepala lelaki itu ke arah dua bukit kembar ku yang menurutku tidak terlalu besar,ini kulakukan agar ia tidak membuka celanaku,dan benar ia sangat menikmati salahsatu dari bukit itu...
9.62.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai sensitive
Baca
+Pustaka
Rahasia Senja

Rahasia Senja

"Aku nggak bela Gafi. Tap—" "Nggak bela? itu kamu ngomong tapi-tapi. Tapi apa? Hah?" potong Aldi dengan mata yang penuh kilat emosi. "Nggak gitu, Di. Aku cuma nggak suka liat kekerasan. Udah itu aja. Kenapa sih, kamu nggak ngerti?" jelas Senja, yang kini merasa kesal dengan pemikiran Aldi yang terlalu over.
9.97.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai sensitive
Baca
+Pustaka
Beautiful Sin

Beautiful Sin

Manik mata pria itu mengikuti gerakan sensual Emine, menaruh botol wine, lalu mengikis jarak dan perlahan mengambil duduk di atas tungkai Can. Pria itu tertegun, beralih menegakkan tubuh seraya tidak menolak rangkulan perempuan itu di bahu, menatap dirinya dengan duduk menyamping. Jemari lentik Emine memberikan sengatan layaknya listrik di sekitar kulit tengkuk dan lehernya. “Aku sangat membenci kebiasaanmu dengan minuman seperti ini.” “Cairan itu tidak sehat dan aku bisa mengkhawatirkanmu berkali lipat jika terjadi hal buruk dengan fungsi tubuhmu, Sayang,” bisik Emine menggetarkan tubuh Can.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai sensitive
Baca
+Pustaka
Difficult

Difficult

tanya wartawan tersebut langsung. Pertanyaan wartawan tersebut seketika membuat suasana menjadi dingin, wartawan yang ada langsung fokus pada pertanyaan tersebut dengan menatap Fransiska dan Leo yang seakan menunggu jawaban. Leo bisa merasakan tangan Fransiska yang dingin saat tangan mereka saling menggenggam satu sama lain, dan pertanyaan ini adalah pertanyaan yang sangat-sangat sensitif.
6.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai sensitive
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status