Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menggoda Sang Paman

Menggoda Sang Paman

Matanya tajam dengan bulu mata lentik, bibirnya merah alami tanpa perlu banyak polesan, dan kulitnya sehalus porselen. Setiap kali Laras berjalan, hak sepatunya mengetuk lantai dengan ritme yang seolah memukau siapa saja di sekitarnya. “Terima kasih, Laras.” Govan menerima map itu, lalu menatap Laras sejenak. “Sama-sama, Pak. Jika ada yang perlu dipersiapkan lagi, saya siap membantu,” jawab Laras dengan nada lembut.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai sepatu lars
Baca
+Pustaka
Transmigrasi Menjadi Milik Sang Duke Posesif

Transmigrasi Menjadi Milik Sang Duke Posesif

jelas Kaelen bangga. Belum sempat Thalassa menjawab, pelayan kedua membuka kotak besar berisi puluhan pasang sepatu mungil. Semuanya dibuat dari kulit kualitas tertinggi, dengan sol emas tipis yang fleksibel dan bordiran huruf 'T' dari benang sutra yang berkilau.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai sepatu lars
Baca
+Pustaka
Satria Idaman Wanita

Satria Idaman Wanita

Satria menghembuskan napas panjang setelah selesai merekatkan ujung perban di kaki Laras. Betis putih mulus gadis itu kini terbungkus rapi oleh kain cokelat elastis. Satria masih bisa merasakan sisa kehalusan kulit Laras yang menempel di ujung jari-jarinya yang kasar. "Sudah beres nih, Mbak Laras, coba gerakkan jarinya pelan-pelan," ucap Satria sambil menyeka keringat di dahinya.
1036.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 939 kali sebagai sepatu lars
Baca
+Pustaka
Just For Fun, Gak Boleh Baper! (Trilogi Just, Seri-2)

Just For Fun, Gak Boleh Baper! (Trilogi Just, Seri-2)

Lisa tersenyum lembut keibuan. “Rasanya beda banget, Tan. Aku nggak terbiasa,” tanggap Arini melihat kaki yang mengenakan wedges. Tidak ada lagi sepatu kets adidas KW yang selama ini menemani hari-harinya. Lisa menangkupkan kedua tangan di depan dada dan memandang Arini dengan mata berbinar. “Tante tidak sabar ingin lihat reaksi Brandon. Dia pasti kaget, Rin. Kamu cantik sekali.”
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai sepatu lars
Baca
+Pustaka
Istri Dadakan Sang Presdir

Istri Dadakan Sang Presdir

tawar Lilis cepat. "Ah, tidak usah. Tapi terima kasih banyak, ya," ujar Sekar dengan tulus. Ia melangkah keluar rumah. Para maid memperhatikannya dalam diam. Sekar melangkah dengan langkah ringan, dress selutut warna pastel, sepatu flat tanpa merek mencolok, dan ransel kain tenun di punggungnya. Begitu pintu tertutup, Darmi berbisik pelan, "Aku kira menantu keluarga Van de Meer itu bakal pakai tas Hermes dan sepatu Louboutin."
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai sepatu lars
Baca
+Pustaka
Karma Mantan Suami Usai Kami Bercerai

Karma Mantan Suami Usai Kami Bercerai

Rumah Tangga Baru Asrul --- Risa membuka paket yang baru saja diantar oleh kurir. Dua pasang sepatu warna silver dan hitam. "Bang ... mana yang cocok di kaki Risa?" Sambil mencoba sepatu bergantian, Risa bertanya padaku. "Dua-duanya cocok." Jawabku asal. "Pilih salah satu Bang, bukan semua," protes Risa mendengar jawabanku.
1048.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai sepatu lars
Baca
+Pustaka
PLAYER

PLAYER

Ervin: Sepuluh menit Ervin: Atau aku delete proposalmu dari emailku “Damn you, Vin!” Arla mengganti sepatu high heels-nya yang berukuran sembilan centi dengan yang berukuran lima centi namun memiliki ujung yang lebih lancip. “Help me, please. Lo harus bisa diajak lari sekencang-kencangnya atau membuat keningnya berdarah, ok?” Terlihat seperti orang gila karena baru saja Arla meminta tolong pada sepatunya. Setidaknya sepatu itu bisa menjadi senjatanya kalau Ervin ingin melakukan hal yang macam-macam kepadanya.
1038.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 925 kali sebagai sepatu lars
Baca
+Pustaka
Skandal Terlarang Bersama Mertuaku

Skandal Terlarang Bersama Mertuaku

Ia mengambil tas kecil dari jok belakang, lalu menyerahkannya pada Laras. Tas itu berisi satu set jas hujan dan sepatu boots karet. Laras memandangi cukup lama. Dalam keadaan kering saja jalanan sulit dilewati, apalagi sekarang. Ia ragu menggunakannya.
10214.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.2K kali sebagai sepatu lars
Baca
+Pustaka
Pembalasan Istri Kumal

Pembalasan Istri Kumal

Lusi masih bicara panjang lebar. Amran menggelengkan kepala. "Sepatu begitu mas juga punya dek, dua ratus ribu mas beli di departemen store!" Lusi bedecak, ia pukul lengan Amram karena kesal. "Sepatu itu lebih dari sepuluh juta mas!" Mata Amran membelalak tak percaya, lucunya lagi Jani yang mendengar harga sepatu yang ia pakai juga terkejut dan menatap ke arah Leon penuh tanya.
8.9277.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.1K kali sebagai sepatu lars
Baca
+Pustaka
Atasanku, Suami Keduaku

Atasanku, Suami Keduaku

Arsya membawa kotak besar berisi beberapa pasang sepatu. “Abang? Ibu dan Mbak Laras masih di dalam.” Indah mengerling Bu Della dan Laras yang menunggu mereka di dalam. “Latihan,” jawab Arsya, memeluk kotak sepatu dengan satu tangan, dan tangan lainnya memeluk pinggang Indah.
9.9355.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.0K kali sebagai sepatu lars
Tampilkan Ulasan (189)
Baca
+Pustaka
Martinabakir Artina
selalu sukaaa baca karya jus kelapa... imajiku bisa utuh menyeluruh melihat rangkaian ceritanya... puas banget... karya yang, mengalir indah selalu ada kata yg mengena di hati, selalu ada canda yg bikin senyum sendiri, terimakasih ya jus... sehat selalu dan selalulah berkarya....
Eka Defy
cerita kak njus tu selalu detail masalh umur dan lain2 sll diprhatikan,mnjadikan kisahnya tu sprti nyata ada. kisah CEO yg ditls kak njus ini lain dr yg lain,biasanya klo CEO itu bs melakukan apa aja bahkan sampe diluar nalar jd mmbosankn,tp ditangan kak njus kisah CEO ini seperti nyata sgt menarik
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status