Librairie
Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Kata Alfi memesan dengan bersemangat. “Ok! Panggil saja aku Taye(cara bacanya biasa aja, bukan seperti bahasa Madura kok, maksudku, eh, lupakan) ya.” Balasnya mengayunkan kipas satenya ke udara dan turunlah seporsi sate pesanan Alfi ke kedua tangannya. “Keren!!!” Seru Alfi kagum. “Ah, biasa aja kok.” Kata Taye sombong.
916.0K Vuesen attenteAjouté à la bibliothèque 351 fois en tant que seraya sembari tts
Read
+Librairie
Diantara Dua Tasbih

Diantara Dua Tasbih

Aku merasa sangat lemah, sangat tidak berguna. "88 detak per menit. Masih tinggi, tapi belum berbahaya," ucapnya tanpa mengangkat kepala. Dia melepaskan tanganku, lalu menatapku dengan mata yang penuh dengan sesuatu yang tak bisa kujelaskan. Bukan sekadar rasa kasihan. "Napas, Lily. Ikuti hitunganku. Satu... dua... tiga..."
192 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 6 fois en tant que seraya sembari tts
Read
+Librairie
AKU TAKKAN MENYERAH, MAS!

AKU TAKKAN MENYERAH, MAS!

Sementara tamu laki-laki kami sediakan tempat di teras dan juga carport yang sudah kami gelar tikar dan karpet sebagai alas. Satu persatu tamu sudah duduk di posisinya. Karena sudah terlalu lama berdiri, mama menyuruhku segera duduk. Apalagi Ustadz sudah akan memulai ceramahnya. Mendadak jantungku berdegup kencang saat aku lihat seseorang yang datang belakangan. Ya, Sinta. Ternyata dia benar hadir. Padahal sedari tadi aku sudah merasa lega, karena tidak ada kehadirannya.
1042.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.3K fois en tant que seraya sembari tts
Read
+Librairie
Terperangkap Hasrat Tuan Mafia

Terperangkap Hasrat Tuan Mafia

Petir sesekali menyambar, menerangi langit kelam seolah ikut menyuarakan rasa gelisah yang Binar rasakan. Binar berdiri di depan jendela dengan tatapan kosong. Kedua tangannya terkepal di dada, mengatur detak jantungnya yang berdetak tak terkendali. “Kenapa dia tak membiarkanku ikut saja ....” "Tuan Dante tahu anda akan bertidak impulsif, jadi lebih aman anda berada di mansion," jawab Sera yang berdiri beberapa langkah di belakangnya membawa teh yang diabaikan Binar hingga mendingin.
101.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 43 fois en tant que seraya sembari tts
Read
+Librairie
TEH ... AKU DI SINI

TEH ... AKU DI SINI

Reaksi tubuh ketika Alina mengalami panik dan takut. ”Kubur aku, Teh ....” Suaranya diiringi tangis yang menyayat. Suaranya tak begitu keras, namun mampu menembus gendang telinga Alina. Kini selimut untuk tempat persembunyian Alina bahkan terseret hingga jatuh ke bawah ranjang. Dan Melisa berada di atas Alina dengan wajahnya yang penuh hewan menjijikkan tengah menggeliat.
106.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 206 fois en tant que seraya sembari tts
Read
+Librairie
Kabur Saat Masa Iddah

Kabur Saat Masa Iddah

Aku tersenyum tiapkali dia mengirim pesan yang ditambahi dengan stiker lucu, meski kadang aku kesulitan membacanya dan tidak mengerti apa maksudnya. “Kakak sekarang dimana?” Tandi menelponku dan aku mengangkatnya. Entah kenapa aku sentimental mendengar suaranya yang cempreng, rasanya ingin menangis, karena bocah sekecil ini juga Papa abaikan karena perempuan itu. “D-di rumah Naura, teman sekelas Kakak. Tandi belum tidur?” “Tandi nungguin Papa. Mau tidur bareng Papa.”
3.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 74 fois en tant que seraya sembari tts
Read
+Librairie
Serigala Menindas Cagaraya, Takkan Kuampuni Seumur Hidup

Serigala Menindas Cagaraya, Takkan Kuampuni Seumur Hidup

Demi menghentikan peperangan, aku mengajukan permintaan untuk menikah dengan teman kecilku, Wolfey Arkananta yang berasal dari Bangsa Manusia Binatang. Pada malam pertama, Raja Serigala yang menjadi suamiku bermesraan denganku di padang rumput layaknya pasangan yang tak ingin berpisah. Aku mengira Wolfey mencintaiku. Namun kemudian, justru dia yang memimpin seratus ribu pasukan Manusia Binatang dan menginjak-injak Kota Cagaraya. Dia mencengkeram kepalaku dan memaksaku menyaksikan semuanya dengan mata kepalaku sendiri ketika Ayahku dicabik-cabik serigala, Kakakku sang Putra Mahkota ditebas hingga tewas. Pasukan itu bahkan merenggut mahkota Feniks milik Ibuku dan merobek jubah Feniks-nya, lalu
823 VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 28 fois en tant que seraya sembari tts
Read
+Librairie
Tetanggaku Bukan Mantanku

Tetanggaku Bukan Mantanku

Melengos gitu. Yesa : [Ho'oh] Bening hanya bisa menghirup napas dalam lalu mengeluarkan perlahan. Me : [Biarin ajalah Mbak. Suka-suka Tita mau ngomong apa. Kan Mbak Yesa tahu, kalau sejak kita sama-sama jadi bidan desa di Tambak, Tita jadi gimana sama Bening] Yesa : [Iya. Mbak tahu. Kamu yang sabar ya?]
1017.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 676 fois en tant que seraya sembari tts
Read
+Librairie
Bangkitnya Dokter Agung

Bangkitnya Dokter Agung

“Kau tahu di mana kita?” Sera tersenyum tipis, sebuah senyum tanpa kehangatan. “Di tempat yang terlalu sepi untuk disebut neraka.” “Ini lapisan kesadaran,” kata Harris. “Bukan tempat tinggal.” “Aku tahu,” balas Sera. “Aku tidak tinggal di sini, aku hanya bersembunyi.” Ia mengangkat kepalanya sedikit. “Giok itu membuat segalanya lebih keras.”
107.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 269 fois en tant que seraya sembari tts
Read
+Librairie
ISTRI KESAYANGAN OM BARA

ISTRI KESAYANGAN OM BARA

goda Bara semangat. “Mas!” Tisa ingin lari, kabur dari muka bumi yang selalu membuatnya tak bisa bernapas, apalagi di samping Bara. “Bernapas, Sayang,” bisik Bara di telinga istri. “Atau, kau mau aku membantumu memberikan napas buatan? Hm!” Njir!
107.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 255 fois en tant que seraya sembari tts
Read
+Librairie
Dernier
123456
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status