Unexpected Life
usul Prayoga khawatir.
“Gak usah,” Serena menarik lengan Prayoga lalu menyeret ke pintu utama.
“Serena, kamu tega sekali begini ke papa?” raung Prayoga tak suka.
“Gak usah bahas tega—tegaan sama saya!” Serena membalik tubuh Prayoga, kini mereka berkaca berdua. Bayangan mereka memantul sempurna.
“Sekarang lihat, siapa yang lebih tega, saya atau anda, tuan Prayoga?” bisik Serena, memasang muka tegas.