Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nikahi AKU Brondong NAKAL !!

Nikahi AKU Brondong NAKAL !!

Setelah bersalaman, berkenalan satu dan lainnya, seorang kru sebagai wartawati yang akan menanyakan Jessica berbicara pada wanita cantik itu. “Bu Jessica, pada sesi pertama saya akan menanyakan perihal akademisi dan masa kecil hingga dewasa, Ibu. Sesi kedua saya akan menanyakan perihal karier dan pencapaian Ibu. Sesi ketiga saya akan menanyakan keluarga Ibu. Untuk sesi akhir saya akan minta beberapa foto Ibu saat ini. Gimana..., sudah siap ya Buu?” tanya seorang wartawati bernama Rena. “Siap...,” jawab Jessica tersenyum manis.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai sesi tanya jawab
Baca
+Pustaka
SESAL SUAMI(GAGAL MENJAGA KEWARASAN ISTRI)

SESAL SUAMI(GAGAL MENJAGA KEWARASAN ISTRI)

Namun setelah tiba disana, barulah aku paham yang dimaksud oleh Herman. Rupanya Herman mengajakku ke tempat pesugihan. Tempat dimana berkumpulnya para manusia yang berputus asa mencari jalan rezeqi yang halal dan menginginkan kekayaan secara instan. Selain itu, kebanyakan orang di sini tentunya memiliki iman yang setipis kulit bawang.
1028.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 661 kali sebagai sesi tanya jawab
Baca
+Pustaka
OBSESI BARA

OBSESI BARA

Bara menjitak pelipis Jay terlebih dahulu sebelum masuk kelas. "Wah, wah, wah. Kenapa enggak live streaming?" timpal Bagas membuat Revan dan Daniel ikut nimbrung pasca Bara sudah duduk di tempatnya. Mereka bertanya-tanya apa yang sebenarnya 2 hari ini Bara lakukan. Dan tentang Bara dkk, sebelumnya mereka memang sekelas. Tidak heran jika mereka sering ada di mana-mana. "Kalo live, kesannya enggak seru!" balas Bara tanpa menghilangkan aura bahagianya. Ingatan akan Laila mencium pipi membuat dirinya tidak bisa berhenti untuk tidak tersenyum.
1027.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 572 kali sebagai sesi tanya jawab
Baca
+Pustaka
Days to Remember

Days to Remember

Aku terkejut dan hampir saja berteriak. "Iya!” Sisi menyipitkan matanya. “Kok aku belum pernah ketemu dia ya?” celetukku tersenyum. “Orangnya sibuk kali. Oh ya, kenapa semuanya jadi begini sih? Kok kamu nggak cerita yang terjadi ke teman-teman di kelas kamu?" tanya Sisi mempertanyakan sebuah masalah yang sedang berdiam dalam sekam dan kapan saja bisa berkobar ke permukaan.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai sesi tanya jawab
Baca
+Pustaka
KAU SESALI USAI KU PERGI

KAU SESALI USAI KU PERGI

Sikap dingin Saraswati membuat Rumi merasa canggung. "Apakah kau masih lajang?" tanya Saraswati dengan nada dingin. Rumi merasakan degup jantungnya beradu. Jujur, pertanyaan barusan adalah salah satu pertanyaan yang tidak mau ia dengar dalam waktu dekat ini. Namun, iapun tak mungkin mengabaikan pertanyaan dari Nyonya rumah ini.
1012.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 393 kali sebagai sesi tanya jawab
Baca
+Pustaka
Baby Sitter Sang CEO

Baby Sitter Sang CEO

"Saya bisa hubungi Bapak 'kan kalau ada sesuatu?" Saga berjalan ke luar ruangan, diikuti Reres di samping Haris yang tampak benar-benar bingung. Sang CEO berkulit putih itu lalu menjawab pertanyaan orang kepercayaannya. "Enggak, saya enggak mau dihubungi seminggu ini." "Loh, kalau direksi minta rapat tetap berjalan?" Haris bingung dengan kelakuan Saga yang kali ini benar-benar mendadak.
1016.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 538 kali sebagai sesi tanya jawab
Baca
+Pustaka
Salah Pasangan, Tuan Muda Tak Mau Melepaskanku!

Salah Pasangan, Tuan Muda Tak Mau Melepaskanku!

Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang seluruhnya masih berkaitan program tanggung jawab sosial yang baru diluncurkan. Nehan menjawab setiap pertanyaan dengan singkat, lugas, dan penuh keyakinan. "Kalau tidak ada pertanyaan lagi mengenai agenda hari ini," ujar moderator, "maka konferensi pers kita akhiri. Terima kasih atas kehadiran rekan-rekan media." Tepuk tangan terdengar memenuhi ruangan. Sekar mengembuskan napas lega. Akhirnya selesai.
10786 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai sesi tanya jawab
Baca
+Pustaka
Jangan Baca Novel Ini!

Jangan Baca Novel Ini!

"Cukup teman-teman, waktu untuk sesi tanya jawab sudah habis karena kita harus lanjut ke sesi tanda tangan buku." Suara Mas Vickry terdengar sangat lantang dan berwibawa melalui pengeras suara gedung yang menggelegar. Dia menatap tajam ke arah penonton yang tadi melontarkan pertanyaan vulgar dengan sorot mata yang tidak bersahabat.
826.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai sesi tanya jawab
Baca
+Pustaka
Desember Ke-30

Desember Ke-30

Aku menjawab setiap pertanyaan dengan jujur, menceritakan sebagian kecil dari perjuanganku tanpa harus merinci detail medis operasi yang terlalu personal. Menjelang akhir acara, sesi tanya jawab terakhir dibuka untuk umum. Seorang peserta di barisan tengah mengangkat tangannya tinggi-tinggi. Naya segera mengarahkan mikrofon nirkabel ke arahnya.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai sesi tanya jawab
Baca
+Pustaka
Jerat Mafia Tampan

Jerat Mafia Tampan

“Semuanya akan dijelaskan pada waktunya.” Media tidak puas—jelas. Tapi mereka tidak berani memaksa. Aura Arya cukup untuk menahan siapa pun menurunkan pertanyaan yang terlalu dalam. Sesi singkat itu selesai. Keysha akhirnya lega, sambil berbisik kepada Sebastian. "Sudah selesai kan basa-basinya?" "Ini bahkan baru permulaan." balas Sebastian. "Benarkah?" tanya Keysha.
10864 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai sesi tanya jawab
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status