Perselingkuhan berkedok Iba
tanya Tutik, ibu dari Indra yang dianggap ibu Shafira sendiri.
"Bu,"
Tutik mendekat dan memegang tangan Shafira, seolah menyalurkan rasa amarah, kesedihan, semuanya.
"Benarkah kamu bisa hidup sendiri nak? Dengan keluar rumah, kamu membuat si pelakor itu semakin bebas mengambil hati suamimu! Jika tidak pulang, kamu mau kemana? Sebentar lagi kamu melahirkan. Bagaimana nasib si jabang bayi jika kamu lari kesana kemari nak? Kedua anakmu siapa yang merawat jika kami saja tak tahu keberadaanmu setelah ini?"