Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LALI

LALI

Adakala digunakan untuk menutupi wajahnya ketika wanita itu tak mampu menahan tangis. Seketika bayangan Asih kembali menghantui. Wajahnya yang ayu dan begitu lugu tampak begitu kusut kala itu meski ia menunjukkan ketegaran. Bibir mungil yang tak mengeluarkan satu patah kata pun berusaha menghalau deru tangis yang ia tahan. Tak ada senyum yang ia paksakan. Mulutnya benar-benar terkunci. Matanya begitu tajam.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai shakily
Baca
+Pustaka
Ikhlas

Ikhlas

tawar Sherly "Eh enggak usah ka" tolaknya "udah sini. Ini tuh acara besar kamu juga harus selalu kelihatan fresh. Sini aku pakai kan. Bukannya bentar lagi ada kumpulan antar tim kan ya? Nah masa kamu kelihatan pucet sih" Dengan cepat Sherly menarik Awan dan memberikannya sedikit polesan make up
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai shakily
Baca
+Pustaka
SCANDAL

SCANDAL

Saat mengetahui itu, perasaan sesak dan marah memenuhi pikiran Sasa. Ekspresi yang ditunjukkan Sasa membuat siapapun yang melihat merinding ketakutan. Laura dan Mira hanya diam mematung. Mereka tahu, apa yang akan dilakukan Sasa saat ini. Mereka cukup mendukung tanpa mengomentari apa yang dilakukan Sasa nanti.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai shakily
Baca
+Pustaka
Greedy

Greedy

Naina memberikan jempolnya kepada Joy. *** "What?! Kamu udah gila?" Sella terkejut dengan ide gila yang diusulkan oleh Alex. "Ah, kamu terlalu lemah untuk bekerja sama denganku. Pantas saja kamu tidak bisa mendekati Rey sedetik pun," ucap Alex penuh olokan. Ia menempeleng pelan Sella, karena merasa gemas.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai shakily
Baca
+Pustaka
Sabitah

Sabitah

Semua kendali terpusat pada satu titik dan tidak dapat dibantah dengan begitu mudah. “Kau harus—“ Ucapan Angkasa terpotong saat tiba-tiba gelombang suara dengan frekuensi rendah membuat dengingan yang begitu menyakitkan telinga. Reandra dan Angkasa sampai menutup kedua telinga dengan erat. Bahkan raut kedua pemuda tampan itu sangat menyiratkan rasa sakit yang begitu terlihat. “To—long a—ku....”
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai shakily
Baca
+Pustaka
Mahligai yang terkoyak

Mahligai yang terkoyak

Setiap penjelasan yang ia paparkan selalu singkat, padat, dan jelas. "Apa kalian sudah mengerti?" tanya Gilang. Dia melirik Indah yang sedari tadi menunduk tak memandang penjelasan. Dia menyapa Indah dari kejauhan. "Indah, lehermu kenapa? Dari tadi saya perhatikan, kamu tak berhenti menunduk. Apa kamu sudah mengerti pada penjelasan saya?" tegas Gilang sambil berjalan mendekati gadis yang sedang mengangkat kepala karena teguran keras dari dosennya itu.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai shakily
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Sang Tuan Muda

Terjerat Cinta Sang Tuan Muda

tanya Shaka kebingung. Kinan tetap terdiam dan tidak memberikan jawaban yang jelas. Suaranya terdengar kesal ketika akhirnya ia membuka mulut, "Lagi gak mood!". Shaka merasa semakin bingung dan tidak tahu harus berbuat apa. Ia mencoba bertanya lagi, "Apakah aku membuat kesalahan?" “Nggak!” “Kamu mau jalan-jalan sama aku?” “Nggak!”
1040.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai shakily
Baca
+Pustaka
Jatuh Cinta Pada Adik Musuh

Jatuh Cinta Pada Adik Musuh

Ricko meletakkan rokoknya ke asbak kemudian menghadap Shaka sepenuhnya. Shaka terdiam. Dia menyandarkan punggungnya ke kursi. "Gue gak tau, Ko. Akhir-akhir ini gue emang merasa bimbang. Harusnya gue lega pasca putus dari Sekar, tapi yang terjadi justru sebaliknya. Rasanya hampa. Kayak ada yang hilang. Tapi gue beneran gak bisa nerima dia anak Fonza. Kenapa dia harus gabung sama geng motor itu."
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai shakily
Baca
+Pustaka
Dicintai Dengan Ugal-ugalan

Dicintai Dengan Ugal-ugalan

Saat melihat jika dirinya akan menang, wajahnya menunjukkan ekspresi bangga. Tapi pandangan itu tiba-tiba menjadi kaku. Wajah Shaka membiru, kekuatan pergelangan tangannya lebih dari yang dia bayangkan, dan dia akan kalah, tetapi dia masih menahan napas! Lirea seperti orang yang linglung. Shaka benar-benar tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Dia adalah pria paling tampan yang pernah dilihat Lirea, begitu juga auranya; dia akan menjadi yang paling bersinar dimanapun dia berada.
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai shakily
Baca
+Pustaka
Test Book

Test Book

Penapika12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai shakily
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status