Sang Abdi
Pasti Kirana yang menyiapkannya, pikir Farhan.
Setelah takbir pertama dilafazkannya, mata Farhan mulai basah. Sepanjang salat dia menangis menyesali segala dosanya. Setelah salat, Farhan tenggelam dalam doanya. Segala kesalahan yang telah dilakukannya satu demi satu terlintas kembali dalam benaknya. Ada rasa sesal yang sangat mendalam yang dirasakannya. "Ampuni aku, Tuhan..." ujarnya lirih sambil menangis.