Istri Sumbangan
“Aku takut, jika sholat-ku disisipi kesombongan, tidak murni, dan merasa aku lebih baik di mata Allah ketimbang orang-orang yang berada di luar sana.”
Fathul tidak ingin melanjutkan kalimat selanjutnya, bahwa itulah yang dia lihat dalam kelaurga Malik selama sepuluh tahun dirinya tinggal di rumah mereka. Seberapa telaten mereka melakukan sholat fardu, sebanyak apa sholat sunnah yang mereka kerjakan seolah menjadi pembatas antara diri mereka dan orang lain.
Fathul tidak ingin menjadi seperti itu.
“Sholat adalah perjalanan hati menuju Tuhan. Namun, jika hatiku tercemar, aku akan sangat malu pada-Nya.”
Capítulos Populares