Dimanjakan Sentuhan Panas Adik Ipar
tanya Kaizen
“Kamu lupa, semalam kamu mabuk dan datang kemari. Apa kalian bertengkar, sampai kamu mau kembali ke sini?”
Kaizen mencoba mengingat ingatan tadi malam. Dia ingat tadi malam, dia sempat ke bar dan masuk ke apartemen Safira. Kaizen memang memiliki kunci lain, saat datang dia langsung memeluk Safira dan menciumnya. Hingga terjadilah permainan panas.
Kaizen menghela napas memijat kepalanya.
“Jam berapa sekarang?”
“Sudah hampir jam 11 siang. Kamu mau sarapan, atau langsung makan siang?” tanya Safira dengan suara menggoda.