Penyamaran CEO Tanaka
Ada sesuatu di sana — ketulusan yang langka di dunia yang penuh ambisi seperti miliknya.
Malam itu, Ardi duduk di kamar kos kecilnya. Dindingnya tipis, suara televisi dari kamar sebelah terdengar jelas. Di meja, ia menulis beberapa kalimat di buku catatannya:
“Hari pertama. Dunia ini keras, tapi jujur.
Mereka bekerja bukan karena ambisi, tapi karena hidup.
Aku baru sadar... mungkin selama ini aku hanya memerintah tanpa benar-benar memahami.”