MINE
Jadi benar, Allen yang selama ini meneror Ana dan dirinya.
"Vin, ada apa di dalam sin— Sialan!" Adam mengumpat begitu masuk ke dalam ruangan. Tangannya dengan perlahan meraih pisau-pisau canggih yang tertata rapi di atas meja. Sedangkan Davin mulai meraih plat mobil yang diyakininya pernah menabraknya dulu. Selain plat, foto, dan benda tajam, di ruangan ini juga terdapat banyak ponsel model lama yang dapat dipastikan untuk mengirimkan pesan teror. Di ujung meja juga terdapat kumpulan kunci yang telah diberi nama. Setelah Davin lihat, ada kunci ruangan kerjanya di kantor. Tiba-tiba pikiran tentang keselamatan Ana langsung terlintas di otak Davin. Apa gadisnya baik-baik saja sekarang?
***
Hot Chapters