Diantar Ke Rumahku
Sondang sebenarnya senang mendengar perintah Abangnya, tapi mulutnya pura-pura berkata, “Akh, biasanya juga aku pulang sendiri, Bang.”
Iparnya tertawa mengganggu. “Jangan ditolak, Ndang. Nanti menyesal.. Iya, kan, Inang?” ucapnya dengan meminta pendapat Mertuanya.
Dilibatkan dalam pembicaraan ‘orang muda’ yang seperti itu, Mama Sondang cuma mengangguk saja.
Sondang akhirnya mengangguk pada Idris. Dia pura-pura tak melihat senyum ‘nakal’ di wajah Iparnya.
Hot Chapters