HUMAN AND THEIR NIGHTMARE (Bahasa Indonesia)
Aku mulai menangis lagi, dan kuulang untuk yang kesekian belas kalinya, mulutku tetap tak mau mendengarkan tubuhku sama sekali.
Ini mengerikan, aku mau pulang. Aku sudah terlalu lelah dengan apa yang kutemukan malam ini. Keanehan demi keanehan terus terjadi dan aku merasa harus meminum obatku sekali lagi.
Aku bersyukur dalam hati, tampaknya halaman ini adalah yang terakhir. Aku sudah muak melihat tulisan yang bahkan tak bisa kuterjemahkan. Aku belum pernah mempelajarinya, dan lagi, ini adalah kali pertama aku melihat bahasa asing ini. Orang-orang yang telah kembali tenang mendadak berubah setelah aku membaca sampai ke baris terakhir pada lembar ketiga. Mereka semua yang sebelumnya sudah tamp
인기 회차