Sentuhan Panas Sang Bodyguard
Matanya menatap ke dalam melalui celah pintu yang sedikit terbuka, gelap pekat menanti di sana.
Xavier menyelinap ke dalam kegelapan, tubuhnya bergerak seperti bayangan. Tak ada suara. Tak ada gerakan sia-sia. Hanya kesunyian yang menjadi sekutunya malam ini. Dari sudut ruangan yang remang, matanya menangkap sosok pertama—seorang pria bersenjata berdiri dekat pintu belakang gudang, sigap tapi lengah. Xavier mendekat, langkahnya ringan, dan dalam hitungan detik, belatinya sudah melesat ke tenggorokan pria itu. Darah mengalir, tubuhnya jatuh tanpa suara.
Satu.
Hot Chapters