Sang Junjungan
" Ya, karena dia spesial. Kemungkinan dia pula yang dapat menghancurkan Sang Junjungan. Darahnya mengalir para penyembah Sang Junjungan yang merupakan darahnya pula."
"Kalau begitu, aku pamit. Tak mau Sumi dan anaknya menjadi tumbal keluarga haus harta itu." Mas Gondo pergi setelah mengucapkan terima kasih kepada Yudhis.
Sepeninggal Mas Gondo, Yudhis memuntahkan darah segar dari mulutnya yang dia tahan dari tadi. Penerawangan ghaib yang dilakukannya sungguh beresiko tinggi, apalagi yang dilawannya adalah orang-orang Sang Junjungan pula, tetapi demi keponakannya, dia mampu berkorban karena sebenarnya di hati kecil pria gagah itu, merasa bersalah telah menjerumuskan Mas Gondo menjadi pengabdi
Bab Populer