Pelukan Hangat Tuan Presiden
Sera turun dengan langkah gontai, bahunya terasa berat setelah seharian berkutat dengan pasien.
Begitu sampai di lantai atas, langkah Sera terhenti. Seorang wanita berjalan ke arahnya dengan langkah yang begitu elegan. Wanita itu mengenakan setelan kerja yang sangat rapi, rambut panjangnya tergerai.
Wanita itu berdiri tepat di depan Sera, memancarkan aura otoritas yang kuat.
Sera mengenalinya. Dia adalah Sofia, juru bicara kepresidenan yang wajahnya sering menghiasi layar televisi.