Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?
Sesuatu yang rapuh tersingkap di wajahnya.
"Sepertinya iya."
Entah kenapa, kalimat sederhana itu terasa lebih tulus daripada pernyataan besar mana pun. Tidak dibuat-buat. Itu … nyata adanya.
Kami pun membuka keranjang piknik yang berisi roti artisan, keju lokal, tomat kering, zaitun, salami buatan rumah, dan tentu saja, sebotol anggur. Anggurnya dari Keluarga Mahendra, tapi bukan yang biasanya jadi andalan tamu-tamu istimewa. Labelnya polos, dan hampir terlihat seperti buatan sendiri.
Hot Chapters