BERCINTA DENGAN HANTU
Hari masih siang, jam satu saat matahari sangat terik
Sampai di depan rumah, dengan tergesa Darto membuka pagar, memasukkan sepeda dan memarkirkan dengan asal,
Saking tergesanya sampai mengabaikan sapaan pak Ustad tetangga depan rumahnya, pak ustad mengernyitkan dahi, dengan expresi rumit
Setelah masuk kedalam rumah, Darto memanggil-manggil seseorang
“Mayang…Mayang…!”
Tiba-tiba tangan darto ada yang menggenggam menandakan kehadiran Mayang
Darto terenyum, lega tatkala Mayang merespon panggilannya
Tangan kasat mata itu membimbingnya ke sofa
Darto mengerti maksud dari makhluk itu, yang artinya dia di suruh duduk di sofa
Darto menghempaskan tubuhnya di sofa seperti keinginan Mayang, pikirannya s
Hot Chapters