Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terima Jasa Sewa Sebagai Istri

Terima Jasa Sewa Sebagai Istri

“Tapi bukan prioritas.” Lumi menghela napas panjang, lalu menyilangkan tangan di dada. “Masalahnya bukan rasanya. Masalahnya prinsip. Mereka datang pagi-pagi sidak, bikin dapur jadi zona perang, lalu pulang tanpa rasa bersalah. Ini bukan sekadar kue gagal. Ini simbol ketidakadilan domestik.” Kira menatapnya lurus. “Kamu bisa menolak.”
439 viewsOngoingIdinagdag sa Library 10 Beses bilang story bukan prioritas
Read
+Library
Simpanan Tuan Torres

Simpanan Tuan Torres

"Diego, maaf mengganggu rapatmu. Aku tahu ini... tidak efisien. Tapi aku butuh sesuatu." "Sebutkan," potong Diego tajam, tanpa basa-basi. "Jika itu berhubungan dengan nutrisi atau keamanan Laura? Prioritas utama saat ini adalah kelancaran aset." "Ini... ini tidak ada dalam protokol. Aku merasa tidak enak memintanya, karena ini melawan diet ketat. Dan ini agak... absurd," aku Julia, lidahnya kelu. Ketidaksabaran Diego mulai muncul. "Julia, aku tidak punya waktu untuk drama yang tidak perlu. Sebutkan permintaannya."
101.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 39 Beses bilang story bukan prioritas
Read
+Library
Di Bawah Kuasa Tiga Majikan Tampan

Di Bawah Kuasa Tiga Majikan Tampan

protes Revana dengan suara rendah, meski dia tetap menerima suapan itu dengan senang hati. “Biarkan mereka melihat. Aku ingin semua orang di mansion ini tahu bahwa kau adalah prioritas tertinggiku. Tidak ada rapat klan atau urusan bisnis yang lebih penting daripada memastikan kau dan bayi kita merasa nyaman,” ucap Damian tanpa keraguan sedikit pun.
1016.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 371 Beses bilang story bukan prioritas
Read
+Library
Era Baru

Era Baru

Dia berucap, “Aku tahu itu. Namun, jangan memikirkan suatu hal yang rumit di saat sesuatu yang sederhana tengah kita selesaikan. Selama pertahanan kita kuat dan berjalan dengan baik. Bukan tidak mungkin, kita bisa menghadapi segala masalah yang ada. Jadi, jangan memikirkan hal itu dulu. Yang terpenting untuk saat ini adalah tempat tinggal dan makanan.” Mereka tidak hanya memeriksa senjata saja tapi juga mencari tahu kondisi para pejuang yang sudah terluka. Bowo ingin tahu bagaimana keadaan karena selama ini dia fokus untuk membangun infrastruktur yang ada di Faksi Lembah Kehidupan. Bowo lebih mengedepankan membangun infrastruktur wilayah daripada membangun pasukan. Jadi wajar jika dia tidak
1057.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.2K Beses bilang story bukan prioritas
Read
+Library
Setelah Malam Pertama

Setelah Malam Pertama

"Sampai kayak gitu, ya?" "Zhia, kita ada prioritas utama dalam hidup, bukan? Yang perlu Lo prioritaskan adalah hidup Lo dan keluarga Lo dulu. Persetan dengan yang lain, yang bisa bantu Lo ya cuma diri Lo sendiri. Paham?" Nola sejujurnya iba kepada sahabatnya, namun kali ini ia memilih lebih tegas kepada Zhia agar tidak semakin direndahkan oleh teman-temannya.
106.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 227 Beses bilang story bukan prioritas
Ipakita ang mga Review (11)
Read
+Library
Diajheng Widia
masih penasaraan apa sebenernya kesepakatann ayahnya zhia dgn pak Danu. dan nanti juga ayah zhia juga bakalan nyesel telah melakukan kerja sama dgn pak Danu. toh ujung2 nya bakalan di tipu. udah anaknya di perlakukan ngga manusiawi ,perusahaan di tipu.. duh ga bisa bayangin penyesalanmuu paak
Endah Spy
ceritanya menarik banget bner2 bikin ngregetan sama keluarga ega .. kok bisa sii ke istri sendiri gara2 nggak ngeluarin darah di cap nggak perawan .. duhh ega nih ya fisik orang berbeda2 .. ada yg ngeluarin banyak darah ada juga yg nggak .. dan yg nggak blm tentu juga zhia itu nggak perawan.. hadehh
Basahin ang Lahat ng Review
Sang Pewaris yang Terbuang

Sang Pewaris yang Terbuang

"Improvisasi? Apa maksudmu?" "Karena keadaannya berubah, otomatis kita juga harus mengubah prioritas rencana yang sudah kita susun," Steve melempar kaleng kosong yang ada di tangannya ke tempat sampah. "Sekarang, rencana B sudah tak berlaku. Pakai rencana C," "Kau yakin?" Steve menganggukkan kepalanya. "Ya. Kita terpaksa menggunakan rencana itu karena Terry berada di tangan mereka,"
1.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 45 Beses bilang story bukan prioritas
Read
+Library
Suami Pura-Puraku Pewaris Nomer Satu

Suami Pura-Puraku Pewaris Nomer Satu

“Bukan tidak fokus. Aku memiliki prioritas. Saat ini prioritasku adalah kesembuhan istriku.” Terdengar hembusan napas panjang dari hidung Stella. Selama bicara, Rainer tampak tak perduli dengannya. Berbeda sekali dengan saat ia belum mengembangkan usaha ke luar negeri atau tepatnya sebelum menikah. “Lalu, bagaimana denganku?” Stella melirih pelan. Garis muncul di antara alis Rainer. Kepalanya menoleh menatap sekilas pada Stella. Akhirnya ia menepikan kendaraannya.
1011.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 238 Beses bilang story bukan prioritas
Read
+Library
Batu Akik Penakluk Wanita

Batu Akik Penakluk Wanita

Bayu ingin Alex melihatnya belajar perlahan bukan belajar dengan cepat dan langsung bisa memahami semuanya. Intinya sebisa mungkin Bayu akan menahan dirinya agar tidak terlihat terlalu pandai dalam menembak. Maka dari itu ia sengaja tidak mengenakan sasaran dengan tepat. “Oh iya, Stevia belum ajukan kamu untuk membuat surat izin penggunaan senjata api kah?” Alex menepuk sebelah pundak Bayu. “Oh itu, belum aku rasa dia masih sibuk. Belum lagi sekarang nona Stevia sedang dirawat di rumah sakit.”
1044.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.7K Beses bilang story bukan prioritas
Read
+Library
Mengejar Cinta Tuan Barra

Mengejar Cinta Tuan Barra

jawab Barra dan langsung menepis tangan Sarah. "Barra, tunggu! aku mau bicara sama kamu," "Mau membicarakan apa Sarah? jangan lama-lama karena aku harus tidur, aku harus kembali ke rumah sakit besok menjaga Sheila." Sarah tertawa sinis, "Sejak kapan Sheila menjadi prioritas kamu Barra?" "Sarah, tolong jangan bertanya hal yang tidak penting seperti itu. Jelas Sheila menjadi prioritasku karena dia ibu dari anakku, lagipula dia sedang kesulitan sekarang."
106.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 228 Beses bilang story bukan prioritas
Read
+Library
Magang di hati CEO tampan

Magang di hati CEO tampan

“Tentu saja, Sayang. Ini kan kampung kita. Kita hanya berlibur sebentar di sana.” ​Proses berkemas terasa seperti sebuah ritual perpisahan. Alya memasukkan pakaian mereka dan mainan Bara ke dalam koper. Saat ia melihat laptop dan buku catatan bisnisnya, hatinya terasa perih. Rencana bisnis ‘Warga Maju’ yang baru ia mulai dengan penuh semangat itu terasa seperti mimpi singkat yang indah. Ia membuka buku catatannya sekali lagi, menatap daftar klien dan rencana-rencana besarnya, lalu menutupnya dengan helaan napas berat. Mimpi itu harus ditunda. Prioritasnya sekarang hanya satu, yaitu Bara.
102.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 46 Beses bilang story bukan prioritas
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status