Suami Adikku Memuja Rahimku
"Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau, Arshaka Adhitama bin Achazia dengan anak saya Nadira binti Rahman Djayadi dengan mas kawin dua persen saham Adhitama Group dan dua kilogram emas batangan, dibayar tunai."
Nadira duduk anggun di balik tirai tipis yang membatasi area akad. Dari tempatku, aku hanya bisa melihat siluetnya. Kepala tertunduk, tangan terlipat rapi, seolah ia adalah gambaran sempurna calon istri salehah.