Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pasumpahan Tubo

Pasumpahan Tubo

“Itu kan masalahnya, Mamak.” Akhirnya mereka beradu mulut, tidak mau kalah saling menganggap benar pendapatnya sendiri. Perbincangan mereka menjadi sangat alot, Maiza dan ibunya bersikeras hendak membinasakan panaruah. Sedangkan Mak Uwo dan Mak Eteknya ingin menggunakan barang itu untuk mengalahkan lawan politiknya. Tanpa mereka sadari seseorang mendengarkan pembicaraan itu di balik pintu.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as suara mak lampir
Read
+Library
Istri Dokter Somvlak

Istri Dokter Somvlak

"Engh ... Mas Vino?" Sayup-sayup gue denger suara orang melenguh di telinga gue. Tapi siapa ya? Apa jangan-jangan Mak Lampir yang kemarin minta sumbangan nggak gue kasih. Nggak gue peduliin, gue makin memepererat pelukan ke guling.
9.916.7K viewsCompletedAdded to Library 450 Times as suara mak lampir
Read
+Library
AMBISI IBU MERTUA

AMBISI IBU MERTUA

ucap Mak Onah dengan nada suara meninggi. ______________________ Bersambung
102.0K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as suara mak lampir
Read
+Library
DINIKAHI KONGLOMERAT

DINIKAHI KONGLOMERAT

Aku melenggang santai duduk pada kursi di depannya. “Ada apa, Bu memanggil saya?” tanyaku tetap bersikap sopan. Mak Lampir itu tersenyum menatapku. Dwi Rama terlihat salah tingkah. Dia mengambil beberapa lembar tissue dan melap bibirnya, menghilangkan warna merah yang masih menempel di sana. “Cecil, aku balik ke ruangan dulu, ya!” Kulihat wajahnya lesu. Seperti kucing yang tertangkap maling ikan terus kena pukul.
9.7330.4K viewsCompletedAdded to Library 12.9K Times as suara mak lampir
Read
+Library
Mantan Jadi Bos

Mantan Jadi Bos

Boleh juga sih. "Mmm ... disuruh ngapain, ya, Bu, saya ke sana?" tanyaku. "Kamu ini, kalau disuruh ke sana, ya, ke sana, saja. Ngapain pake tanya-tanya segala!" Si mak lampir marah. Padahal udah beberapa hari ini dia tobat marah-marah, eh sekarang khilaf lagi. "Baik, Bu," jawabku seraya bangkit dari duduk, lalu mengambil alat tulis, siapa tahu ini diperlukan.
9.9163.0K viewsOngoingAdded to Library 5.4K Times as suara mak lampir
Show Reviews (36)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Makin Lama Makin Asyik

Makin Lama Makin Asyik

“Kamu adalah aku, dan aku adalah kamu. Tidak akan ada lagi makhluk jahat mana pun yang berani mengganggu kita mulai saat ini. Apalagi berani mengganggu anak kita… yang merupakan titisan manusia harimau.” Pandangan Maharatu Sofia sempat melirik ke arah bayi Banjar yang masih tertidur nyenyak, lalu kembali menatap Lintang dengan senyum yang penuh arti. Udara di dalam kamar terasa semakin berat. Cahaya lampu tidur berkedip pelan, seolah ikut memberi hormat pada kehadiran ratu dari alam jin itu.
1022.0K viewsCompletedAdded to Library 724 Times as suara mak lampir
Read
+Library
Makin Tua Makin Cinta

Makin Tua Makin Cinta

“GUE MAUNYA KAMAR YANG BARU, BANGS4T!! LO NGGAK DENGER APA GUE BILANG TADI SORE? HAH!!” “I-Iya, Bang. Iya… “ Gemetaran tangan Juple menggapai salah satu kunci di antara banyak kunci lain di atas meja. “I-Ini, Bang.” Susah payah Juple menelan ludah dalam posisi jakunnya tertekan kepal tangan Arya. Tubuh Arya yang jauh lebih besar tak sebanding dengan Juple yang cungkring menyisakan tulang. “Nomor lima?” Arya menyeringai. “Belum ada yang pake?”
6.2K viewsCompletedAdded to Library 198 Times as suara mak lampir
Read
+Library
The Wedding Fuss

The Wedding Fuss

Tapi, ternyata semua perkiraanku keliru. Hari ini aku berhadapan langsung dengan Mak Lampir. Memang secara fisik Mak Lampir di hadapanku nggak menakutkan. Dia bukan nenek-nenek dengan rambut putih yang berantakan, berbibir hitam, dan memakai daster compang-camping sambil membawa tongkat. Mak Lampir yang kutemui memang rambutnya putih, tapi rapi dengan potongan pixie. Pakaiannya bukan daster mengenaskan. Pleated skirt putih, inner biru, dan lace outer bermotif batik membungkus tubuhnya yang masih tegap. Bibirnya cerah berpulas lipstik merah muda. Di usianya yang nggak muda lagi, Mak Lampir ini masih mampu berjalan menggunakan sandal berhak lima senti. Tangannya nggak menggenggam tongkat, tapi
819 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as suara mak lampir
Read
+Library
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

Tongkat Petir muncul di tangan Cakra secara tiba-tiba, memancarkan sinar keemasan menerangi sekitar. "Kiranya benar kabar yang beredar," kata Mak Mampir. "Kau mewarisi Tongkat Petir, tapi aku tidak takut." "Aku pantas memegang tongkat karena aku laki-laki. Nah, kau pegang tongkat apakah kau kangen tongkat Wiraswara?" "Kurang ajar!" Mak Mampir menyerbu dengan jurus tongkat maut, di mana kepala hancur jadi butiran debu jika terkena hantaman.
9.947.2K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as suara mak lampir
Show Reviews (21)
Read
+Library
Enday Hidayat
Terima kasih buat semua readers, teristimewa untuk yang memberi quotes dan gem, kehadiran kalian telah memberi sumbangsih besar dalam penyelesaian cerita ini. Sudah terbit: Mengejar Cinta Puteri Bangsawan
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Read All Reviews
Semalam Dengan Sepupumu

Semalam Dengan Sepupumu

maki Rama sambil memukul stir. “Siapa yang kamu maksud sial, aku?” “Jangan mulai, aku sedang mengemudi,” sentak Rama dan tetap berusaha fokus dengan jalanan di depan, mengatur nafasnya agar sabar menghadapi mak lampir di sampingnya. Mak lampir. Selly kalau sedang mode menyebalkan memang seperti mak lampir, batin Rama. “Kamu yang mulai kenapa aku yang disalahkan. Tiba-tiba bilang sial. Hanya ada kita di sini mas, pasti aku yang kamu maksud ‘kan?”
105.2K viewsCompletedAdded to Library 130 Times as suara mak lampir
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status