Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Malam Penuh Gelora Bersama Bosku

Malam Penuh Gelora Bersama Bosku

Livy duduk dengan kaku, tidak berani menoleh sedikit pun ke arah pria itu. Sepanjang perjalanan, suasana di dalam bus sangat hening. Mungkin karena Preston juga berada di sini. Tidak sama seperti waktu mereka berangkat, suasana bus dipenuhi dengan canda dan tawa. Bahkan, ada yang menyanyikan lagu dan mengobrol dengan seru. Livy merasa sangat tidak nyaman. Seluruh tubuhnya terasa pegal. Mungkin karena semalam terlalu intens. Apalagi, kejadian semalam adalah pengalaman pertamanya, sehingga sangat menguras tenaga.
9.6127.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai suasana dalam bus
Baca
+Pustaka
Transmigrasi Dendam: Aku Kembali, Tidak Lagi Lemah!

Transmigrasi Dendam: Aku Kembali, Tidak Lagi Lemah!

Kejutan belum berhenti di sana karena selepas mereka turun dari gerobak mereka masih harus naik bus kualitas rendah yang penuh dengan banyak orang dengan segala aroma yang membuat Balryu hampir muntah dibuatnya, bagaimana tidak bus itu tidak dilengkapi pendingin juga masih penuh sesak membuat banyak aroma bercampur jadi satu dari parfum, keringat orang bahkan ada seseorang yang membawa hewan peliharaan yang membuat Balryu frustasi ada seseorang yang membuang gas sembarangan hingga membuat kegaduhan sampai ada penumpang lain yang belum terbiasa seperti Balryu muntah di buatnya yang memperburuk keadaan ini. Karena jalanan yang rusak membuat bus itu bergoyang menciptakan gelombang dalam bus, pe
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai suasana dalam bus
Baca
+Pustaka
Menaklukkan Gadis Polos di Bus

Menaklukkan Gadis Polos di Bus

"Li-lima menit? Kamu pasti bohong!" "Benar, lima menit bahkan mungkin belum tahu nama masing-masing. Mana mungkin langsung 'main' begitu naik bus?" "Betul sekali, bus ini sudah jalan lebih dari lima menit. Apa mungkin mereka langsung saling suka begitu naik? Sombong sekali!" Para penumpang di dalam bus mulai berisik membicarakan kami.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai suasana dalam bus
Baca
+Pustaka
Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Raka berjalan pelan, menggandeng tangan Elina yang tampak tenang, meski matanya berkilat penuh rasa ingin tahu terhadap hiruk pikuk di sekitarnya. Bus itu memiliki lima kursi panjang di bagian paling belakang. Sebagian sudah ditempati sepasang ayah dan anak yang duduk rapat di sisi jendela. Artinya, tiga kursi tersisa memang disediakan untuk Kirana, Aidan, dan Bayu. Kirana berdiri sejenak, kebingungan. Siapa yang harus dipangku? Ia melirik dua putranya.
10140.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai suasana dalam bus
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Dinlea
novel ini bagus ceritanya.. cm terkadang ada rasa utk menskip krn bahasa yg digunakan terlalu bagus.. shg aku yg kurang pandai ini lebih suka bahasa yg langsung tp the poin dari cerita. tanpa perumpamaan.. maaf y Thor mksh
Baca Semua Ulasan
Benih Cinta Dalam Ruang Direktur

Benih Cinta Dalam Ruang Direktur

Entah bagaimana jadinya jika ia mengindahkan ajakan beberapa saat lalu. Bus tiba lebih cepat dari biasanya, dengan kecepatan yang stabil melalui jalanan kota yang cukup ramai. Aneya tidak kebagian kursi akibat muatan penumpang yang lumayan penuh, mau tidak mau, ia harus berdiri memegang tali pegangan. “Kak, apa yang terjadi tadi?” bisik salah satu penumpang wanita yang berada di samping Aneya.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai suasana dalam bus
Baca
+Pustaka
Bos, Kamu Terlalu Panas

Bos, Kamu Terlalu Panas

Tatapan matanya masih hangat sama seperti biasanya, tidak ada perasaan canggung atau menjauh seperti yang Ariana pikirkan sebelumnya. “Ya, Nak, berangkatlah ke kantor bersama Dokter Arka. Kalau pergi ke halte nanti harus menunggu bus, bagaimana kalau terlambat?” Ariana menganggukkan kepalanya, dia berpamitan pada ibunya lalu pergi bersama Arka. Sisil sudah pergi ke sekolah bersama Bibi pelayan seperti biasa. *** Di dalam mobil Ariana tidak mengatakan apa pun. Arka memutuskan untuk menjelaskannya. Dia tahu Sisil pasti sudah menceritakan tentang kunci di laci kamarnya.
719.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 399 kali sebagai suasana dalam bus
Baca
+Pustaka
Wanita Sang Presdir

Wanita Sang Presdir

Nathan tersenyum licik. Bisik-bisik segera merambat bak api di tengah para penumpang bus. Tidak sedikit di antara mereka yang menatap tidak senang terhadap Nathan dan Angeline. Semua orang ingin cepat tiba di rumah dan ambang toleransi serta kesabaran mereka menipis. "Mbak, turun aja," timpal seseorang. "Iya, Mbak. Biar busnya bisa jalan," sambung yang lain.
9.369.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai suasana dalam bus
Baca
+Pustaka
Falling for Dangerous Man

Falling for Dangerous Man

Semua orang di dalam bus berteriak histeris. "Ada apa ini?" Seorang penumpang yang duduk di depan Mahira berdiri untuk memeriksa. "Saya juga tidak tahu. Mobil-mobil mewah ini tiba-tiba mengadang jalan kita." Mahira ikut berdiri. Benar kata si supir. Ada lebih dari lima mobil sedan hitam yang terpakir asal di depan bus mereka. "Siapa mereka?" Baru saja tanya itu disuarakan penumpang yang lain, Mahira terkejut saat tiba-tiba saja segerombolan lelaki yang turun dari sedan memaksa masuk ke bus.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai suasana dalam bus
Baca
+Pustaka
RUANG AJAIB JURAGAN FIKRI

RUANG AJAIB JURAGAN FIKRI

Merasakan hembusan napas yang hangat di telinga dan aroma hormon pria, membuat pipi Chelsea tiba-tiba menjadi merah. Bus berjalan dengan sangat lambat, berhenti, lalu berjalan lagi, penumpang di dalam juga terus bergerak maju dan mundur karena hal tersebut. Fikri sudah terbiasa dengan hal itu, dia menopang dirinya dengan pegangan di belakangnya, sehingga dia berdiri dengan cukup stabil. Sementara itu, Chelsea memiliki wajah yang cukup menonjol di antara kerumunan orang, bahkan ketika berada di dalam bus, pandangan banyak pria mesum sepertinya tidak pernah lepas darinya!
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai suasana dalam bus
Baca
+Pustaka
Bayi Bungkus (Aku Terlahir dengan Mata Batin) (INDONESIA)

Bayi Bungkus (Aku Terlahir dengan Mata Batin) (INDONESIA)

Ia mulai khawatir saat membaca raut khawatir sang istri. "Sebentar lagi, Mas ... kurang dua penumpang." Sapardi menyelisik sekitar. Hampir seluruh tempat duduk kayu berbantal busa berlapis perlak hitam itu sudah terisi. Tersisah sedikit ruang di samping Sri. Sapardi mendumal. Ruang sesempit itu mana mungkin bisa diduduki. Jika dipaksa, putrinya akan menangis karena kegerahan.
1011.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai suasana dalam bus
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status