Susahnya Jadi Mas Joko
“Tanggung banget kamu ngomongnya, cuma lebih satu.”
“Yang penting kan lebih.”
“Iyalah, iyalah.”
“Eh, Joko, tunggu dulu, Resti nonton ya?”
“Iya, Lex, selalu always.”
“Selalu always?”
“Maksudku, selalu-selalu dan selalu nonton.”
“Huh! Selalu always? Bahasa kamu itu lho, Ko, sok intelek.”
“Daripada bahasa kamu, seenak udel.”
Hot Chapters