Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pesanan Henna Calon Pengantin Suamiku

Pesanan Henna Calon Pengantin Suamiku

Kubaca satu persatu surat itu, dan isinya membuatku tertawa geli, bahasanya pun khas gaya pacaran anak tahun 80an. Akhirnya usai sudah aku membaca sebanyak dua puluhan surat yang dimasukkan dalam sepuluh buku itu, dari salah satu surat yang kubaca tadi, ternyata kesepuluh buku itu, adalah hadiah dari sang mantan itu, mangkanya terus di simpan oleh Mas Satrio.
10175.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai surat untuk mantan terindah
Baca
+Pustaka
Tersandung Cinta Tuan Muda

Tersandung Cinta Tuan Muda

“Hari ke-50… Aku mulai belajar membuat kopi sendiri, tanpa berharap kamu membawakannya. Tapi rasanya tak pernah sama.” Dan pada lembar terakhir, Adrian menulis: “Hari ke-100… Ini surat terakhirku. Aku menulis bukan untuk memintamu kembali, tapi agar kamu tahu: aku pernah mencintaimu seutuhnya. Dan aku masih melakukannya. Tapi jika kamu bahagia tanpaku… aku akan pergi selamanya.”
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai surat untuk mantan terindah
Baca
+Pustaka
(Gagal) CERAI?

(Gagal) CERAI?

“Tenang, Cit. Kamu harus tahu kalau Tuhan pasti memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya.” Yang terbaik, apa benar cerai adalah yang terbaik untukku? Mengapa hatiku sakit membayangkannya? Sepertinya itu bukan yang terbaik. Aku melepaskan dekapannya, lalu mengetik beberapa pesan untuk Mas Bayu. Citra: Itu hanya sebuah miskom, Mas. Malam ini pulang, aku rindu. Aku letakkan ponsel itu ke dalam tas. Sekarang aku tidak mau tahu apa yang dia balas nanti. Bagaimana kalau dia akan mengirimkan jawaban yang membuat hatiku semakin sakit?
10124.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai surat untuk mantan terindah
Baca
+Pustaka
Renjana

Renjana

Tanyaku mengusik Irine yang sudah menulis surat hampir setengah halaman. “Untuk wali kelas dan bu Rani, aku menulis surat ucapan terimakasih atas jasa-jasa mereka yang terus peduli sama kita semua,” Irine kembali menulis, meninggalkanku tercengang, ketika kebanyakan orang berpikir menulis surat cinta atau harapan agar cintanya terwujud di hari valentine ini, dia justru menulis surat ucapan terimakasih. Oke, aku juga akan menulis surat ucapan terimkasih untuk pak Suwandi, selaku wali kelas yang paling perhatian kepada seluruh siswa dan wali kelas terasyik yang pernah ku temui, aku mulai menulis di kertas manila berwarna biru muda, selesai, dibagian kiri atas kutulis namaku, Renjana XI 4 F,
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai surat untuk mantan terindah
Baca
+Pustaka
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Hidup bukan tentang melupakan, tapi tentang menata tempat di mana kenangan seharusnya tinggal. Saat ia hendak menutup laptop, notifikasi email muncul. Sebuah pesan baru. Dari: Elhan A. Jantungnya berdebar keras. Tangan Nayla gemetar saat membuka pesan itu. “Nayla, kalau kamu baca ini, aku cuma mau bilang terima kasih. Kamu bagian terbaik yang pernah aku punya, meski aku nggak bisa menjaganya. Aku pergi bukan karena nggak cinta, tapi karena aku harus belajar mencintai tanpa menyakiti. Maaf, aku nggak pamit. Tapi kamu selalu ada dalam doaku. — Elhan.”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai surat untuk mantan terindah
Baca
+Pustaka
Pembalasan untuk Mantan

Pembalasan untuk Mantan

"Sahabat baik seperti apa yang bersenang-senang di saat seperti ini?" Bayu membuang ponselnya ke kursi penumpang. Dia terlihat sangat marah. Benar kata pamannya Dianara, tak ada seorang pun yang bisa dipercaya sekarang ini. Bayu baru saja membuktikan itu. *** Suara hentakan kaki mengiringi musik nan apik. Lemah gemulai pinggul bergoyang sesuai irama. Suasana ruang tamu apartemen itu terlihat sangat meriah. Bagaikan ada pesta besar sedang dirayakan oleh sang pemilik. Sorakan demi sorakan menyertai ritme musik yang silih berganti. Di tengah-tengah ruangan seorang wanita yang sangat bahagia, sedang merayakan kemenangannya.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai surat untuk mantan terindah
Baca
+Pustaka
Mertua Rasa Pelakor

Mertua Rasa Pelakor

CINTA ABADI Kini, Semua telah berlalu Melebur menjadi satu Dalam kenangan masa lalu Di sini, Pada suatu senja Kita pernah membagi cerita Dalam tangis juga bahagia Kau, Cinta pertama bagiku Lelaki terbaik dalam hidupku Meski takdir telah menipuku Lewat goresan tinta Kurangkai aksara menjadi sebuah bait Hanya untuk ungkapkan Betapa aku masih memiliki rasa Untukmu pemilik rasa, Berjuanglah semampu yang kau dapat. Jika memang istirahat adalah jalan terbaiknya, Maka ... menyerahlah pada-Nya. ~ AmoyShanghai ~ *****
1021.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 554 kali sebagai surat untuk mantan terindah
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Remehkan

Istri yang Kau Remehkan

Oh ya, saat kamu membaca suratku ini, aku pasti sudah tidak ada di alam yang sama denganmu lagi. Sudah dulu ya, Pras. Aku sudah capek menulis. Aku pergi dulu. Asal kamu tahu, kalau kamu ke sini, aku sudah tidak mau padamu lagi. Aku mau cari laki-laki yang mencintaiku dan aku cintai. Hehehe. Selamat tinggal, Pras. Hiduplah dengan lebih baik dan selalu bersyukur ya, Pras? Mantan atasanmu,
1082.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai surat untuk mantan terindah
Baca
+Pustaka
Cinta Satu Malam dengan Berondong

Cinta Satu Malam dengan Berondong

Aku nggak ingin kamu baca surat ini dalam waktu dekat. Karena itu artinya, aku akan meninggalkan kamu sebentar lagi—dan nggak ada orang yang siap untuk meninggalkan orang tersayangnya. Termasuk aku. Tapi apa pun itu, aku percaya rencana Tuhan adalah yang terbaik. I love you, forever and always. Suamimu tersayang, Catra Kamandaru. *** “Kenapa kamu nggak pernah cerita ke aku soal mimpi itu?” gumam Padma sambil mengusap kelopak matanya dengan punggung tangan.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai surat untuk mantan terindah
Baca
+Pustaka
Ustaz, Ayo Bercerai Saja!

Ustaz, Ayo Bercerai Saja!

Saat dibuka ternyata sebuah surat yang isinya : Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, wahai perempuan yang pernah kujadikan tujuan untuk pulang di masa depan. Sifa, sebelumnya aku minta maaf karena pernah menjadikanmu tujuan. Hingga saat ini perasaan itu masih tetap ada, entah sampai kapan aku harus menahan diri, tapi hingga saat ini jangan kira hatiku sudah berpaling darimu. Aku tahu setahun lalu kamu tidak rasakan bahagia dengan Ustaz Sufi, aku bisa merasakannya, Sifa. Tolong jangan bohong soal itu dariku, setidaknya anggaplah aku ini sahabat bagimu. Itu sudah cukup untuk saat ini.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai surat untuk mantan terindah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status