MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI
Seorang suster masuk membawa keranjang buah yang sangat besar.
"Permisi, Bu Kinan. Ada kiriman buah dari seorang dermawan yang mendengar berita musibah Ibu di media," kata suster itu sambil meletakkan keranjang di meja.
Kinan melihat kartu ucapan yang terselip di antara buah anggur dan apel merah. Ia membukanya.
"Cepat sembuh, Istriku tersayang. Madu yang kamu berikan pada Bumi sangat manis, tapi jangan lupa... racun tetaplah racun. Sampai jumpa di rumah. - A"