Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TAKHTA BAYANGAN

TAKHTA BAYANGAN

jawab Alaric. “Apa kau yakin?” Ayra menatapnya dengan khawatir. “Aku tidak yakin,” Alaric tersenyum tipis. “Tapi ini lebih baik daripada terus bersembunyi.” Pertempuran berlangsung sengit. Alaric, meskipun terluka, menunjukkan kemampuan bertarung yang luar biasa. Ayra terkejut melihat kecepatan dan ketepatannya, seolah-olah ia memiliki insting yang tidak biasa.
101.7K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as syair ta lim muta alim
Read
+Library
Mutiara Untuk Abang

Mutiara Untuk Abang

Tak bunuh kamu! "Bagas ngobat, Pak.. Bagas positif nark*ba. Ngopo sek mbok belani!!" Tukas Mutiara dengan suara sangat lemah. (Bagas pemakai, Pak.. Bagas positif nark*ba. Kenapa masih dibelain!) "Bagus!! Wong edan!! Culke anakku!" Sergah Budhe Lami. Teriakannya lantang dan bergetar. (Bagus!! Orang gila! Lepasin anakku!)
104.0K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as syair ta lim muta alim
Read
+Library
Neng Zulfa

Neng Zulfa

tanya Alim tajam, lantas tanpa peringatan, ia menghadiahi rahang kiri Fatih sebuah pukulan keras. Semua orang berteriak terkejut. “Alim!” tegur Kiai Hisyam pada sang putra sambil berdiri. “Tenangkan dirimu, Nak!” ucap beliau bernada hati-hati. “Tenangkan dirimu!” ulangnya.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 140 Times as syair ta lim muta alim
Read
+Library
SUAMIKU MATI DI TANGANKU

SUAMIKU MATI DI TANGANKU

TAMAT Terima kasih sudah membaca. Mari berteman di F******k: Shira Aldila Surya Mustika. Aku tunggu kamu di situ. Salam cinta 💚💚💚
2.5K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as syair ta lim muta alim
Read
+Library
Feng Huang - Kitab 3: Pedang Surga

Feng Huang - Kitab 3: Pedang Surga

Dia kembali berpaling pada Feng dan Huang. “Hampir semua kita di sini mengetahui bahwa di Pulau Alai,” lanjut sang datu, “ada satu kawasan bernama Batu Limau, kawasan yang dipenuhi batu-batu kuno berukuran besar dengan bentuk tak lazim.” “Yaah!” Datu Maripualam mengangguk-angguk dengan dua tangan menyatu di belakang pingang. “Langsung saja ke inti permasalahannya, Datu!”
108.8K viewsOngoingAdded to Library 212 Times as syair ta lim muta alim
Read
+Library
GARA-GARA MAHAR LIMA JUTA

GARA-GARA MAHAR LIMA JUTA

Irgi pun merengkuh Arumi dalam pelukannya 🌾🌾 Keesokan harinya, seorang senior di kampus bernama Alya—yang juga dulu pernah jadi buruh kasar—mengajak Arumi belajar bersama. Mereka belajar di perpustakaan, membongkar file Excel, dan belajar simulasi membuat presentasi. Pelan-pelan, Arumi mulai paham materi kuliah yang diajarkan para dosen. Tentu saja belajar bersama Alya membuat Arumi tambah bersemangat.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as syair ta lim muta alim
Read
+Library
ISTRI SIRI TENTARA  ALIM

ISTRI SIRI TENTARA ALIM

"Emang Mas bisa jamin itu nikah beneran? Itu toh cuma untuk menolong Lani agar Mas ghak lagi berdosa seperti ketakutan Mas Alzam. Jadi jangan diartikan lebih." "Iya, Mbok. Malah dapat khotbah." Alzam lalu melihat sambal terasi dengan ikan mujaer nila yang menggugah selera. Tak luput, daun kemangi yang diambil Mbok Sarem dari pekarangan rumah pun, segar nangkring di sana. "beneran aku ditungguin, belum ada yang makan, nih kayaknya." "Ei, siapa juga yang makan duluan. Kita tungguin. Iya kan, Bu?"
1046.1K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as syair ta lim muta alim
Read
+Library
NAFKAH LIMA RIBU

NAFKAH LIMA RIBU

ujar Wahyudi bangga dengan mengunyah gurami goreng. Adelia tersenyum kecut dan dalam pikirannya, dia sudah merencanakan pembalasan untuk suami pelitnya itu. Next?
8.0K viewsCompletedAdded to Library 304 Times as syair ta lim muta alim
Read
+Library
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

Wanita itu mengulurkan tangannya, tetapi sebelum ia bisa menjelaskan lebih lanjut, tubuhnya hancur menjadi debu, dan suara tawa menyeramkan terdengar di sekitar Lila. “Semua akan lenyap,” kata suara itu. “Anakmu akan menjadi bagian dari kami.” Setelah berjuang melawan bayangan, Bima akhirnya tiba di sebuah ruangan terbuka di tengah labirin. Di sana, ia melihat sebuah batu besar yang memancarkan cahaya hijau, dengan simbol-simbol aneh terpahat di permukaannya. “Ini pasti ada hubungannya dengan perjanjian,” pikir Bima.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as syair ta lim muta alim
Read
+Library
Sisa Takdir

Sisa Takdir

Kaelian muncul dari sisi belakang, wajahnya berkeringat dan penuh debu, tapi ada kilau keberanian di matanya. “Pilar sihir mereka satu per satu sudah dihancurkan. Kita bisa menang, Tuan.” Lucien menoleh, lalu mengangguk pelan. “Kalau begitu... biarkan dia mengamuk. Kita akan menjadi badai yang meredam nerakanya.” Dan di kejauhan, langit mulai pecah.
102.8K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as syair ta lim muta alim
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status