ISTRI SIRI TENTARA ALIM
"Emang Mas bisa jamin itu nikah beneran? Itu toh cuma untuk menolong Lani agar Mas ghak lagi berdosa seperti ketakutan Mas Alzam. Jadi jangan diartikan lebih."
"Iya, Mbok. Malah dapat khotbah." Alzam lalu melihat sambal terasi dengan ikan mujaer nila yang menggugah selera. Tak luput, daun kemangi yang diambil Mbok Sarem dari pekarangan rumah pun, segar nangkring di sana. "beneran aku ditungguin, belum ada yang makan, nih kayaknya."
"Ei, siapa juga yang makan duluan. Kita tungguin. Iya kan, Bu?"