Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Misteri Menara Tanpa Nama

Misteri Menara Tanpa Nama

Kataku dengan nada tak yakin. “Bayangan hitam? Apa maksudmu bayangan manusia?” Semua bayangan berwarna hitam, jadi wajar saja jika Rina berasumsi bahwa yang Aku lihat adalah bayangan manusia. “Aku sendiri tak yakin, tapi Aku merasa bahwa bayangan itu bergerak menuju kamar ini... Aku sendiri tak begitu jelas melihatnya... karena meskipun bayangan itu tetap berwarna hitam, tapi bayangan itu juga nampak kabur atau transparan... Aku tak tahu harus menjelaskan seperti apa, supaya kalian mengerti.”
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai tak terbayang
Baca
+Pustaka
Dibalik Bayangan Masa Lalu

Dibalik Bayangan Masa Lalu

Derek yang sedang menyetir teringat bagaimana dia menatap kaca spion, di mana dia bisa melihat Adina yang berdiri di depan pintu yang terbuka, sebuah bayangan kecil yang terlihat seperti akan di telan oleh rumah itu. "Aku rasa seperti yang dia katakan tadi, dia merasa kita perlu menghabiskan waktu bersama." Jawab Derek sambil melirik Bobby yang duduk di kursi penumpang di sebelahnya. "Apakah gagasannya untuk tinggal bersamaku untuk sementara waktu membuatmu senang?"
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai tak terbayang
Baca
+Pustaka
Hampir Hilang Karena Penasaran

Hampir Hilang Karena Penasaran

Semua diperinci agar pembaca merasakan ketegangan yang sama. Aku menutup mata dan membayangkan semua kemungkinan yang bisa terjadi jika menyerah: kehilangan tabungan, rasa malu, penyesalan. Kemudian aku membayangkan jika bertahan: belajar kendali diri, kekuatan mental, kebanggaan. Setiap bayangan itu diperkuat dengan narasi sensory: suara, cahaya, aroma, dan perasaan fisik yang nyata.
542 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai tak terbayang
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Ia tidak bisa memahami "Kegembiraan Tanpa Alasan" "Kau ingin aku berhenti?" teriak Nara. "Maaf, tapi aku baru saja menemukan ide untuk bab berikutnya!" Nara mengayunkan penanya, menciptakan sebuah ledakan warna yang menembus tembok kekosongan tersebut. Kapal The Imaginative Pioneer melesat masuk ke dalam wilayah yang tidak pernah ada namanya.
965 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai tak terbayang
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Taksi melaju di jalanan yang sibuk. Aku bersandar di kursi belakang, sinar matahari menyinari wajahku melalui kaca. Aku seolah mati rasa terhadap kehangatan yang lembut ini. Karena bagiku, kehangatan itu telah terkubur bersama kepergian ibu dan anakku. Si sopir taksi yang sudah tua pun melirikku melalui kaca spion.
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai tak terbayang
Baca
+Pustaka
Dibalik Bayang

Dibalik Bayang

tanyanya. Helena Caustaria terdiam sesaat. Tatapannya yang dalam penuh dengan ketidakpercayaan terpoles menutupi kedua sisi kelopak matanya yang keriput, seakan tak ingin meninggalkan Suci Roswita dan cucunya. Mengingat kebersamaan yang kian lama terukir membuatnya enggan untuk pergi. Walau itu mungkin hanya beberapa tahun, namun dia juga tak mampu membendung rindu yang bergejolak di hatinya.
635 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai tak terbayang
Baca
+Pustaka
Belenggu Rumah Darah

Belenggu Rumah Darah

Ada sesuatu yang mengganjal di hatinya, tapi dia tak tahu apa itu. Bram tiba-tiba tersentak mundur. “Eh, tadi... gue ngeliat sesuatu di sana!” teriaknya, menunjuk ke cermin dengan mata terbelalak. Arga menatapnya sinis. “Sesuatu apaan?” “Gue serius, Ga! Tadi ada bayangan di balik gue. Gue ngeliatnya di cermin. Kayak ada yang lewat di belakang!”
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai tak terbayang
Baca
+Pustaka
MISTER GEPENG

MISTER GEPENG

Ucapku terkejut Aku terkejut dan sadar dari lamunanku karena aku seperti melihat bayangan hitam yang lewat di cermin itu. Aku melihat kebelakangku namun tidak ada siapa-siapa. “ahh mungkin efek kelelahan dan juga ini sudah malam”. Ucapku lagi
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai tak terbayang
Baca
+Pustaka
KAPAN AYAH PULANG

KAPAN AYAH PULANG

BAB KE : 169 RINTANGAN DI TENGAH JALAN 16+ Semakin banyak kenangan yang muncul dalam otak semakin perih rasanya hati Dudun. Begitu pula ketika matanya menatap wajah Faiz yang kelihatan pucat dengan mata terpejam, semakin besar rasa sesal yang menghujam di hati Dudun.
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 406 kali sebagai tak terbayang
Baca
+Pustaka
Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Pemilik Kitab Seribu Bayangan

"Gunakan energi dalam tubuhmu. Bayangkan bayanganmu bukan sebagai pantulan, tetapi sebagai bagian dari jiwamu. Pikirkan bahwa ia bisa bergerak terpisah darimu." Lei Tian mencoba. Ia mengangkat tangannya perlahan, lalu membayangkan bayangannya tetap diam. Tapi bayangan itu tetap mengikuti gerakannya. Ia mencoba lagi, kali ini lebih kuat, lebih fokus. Keringat mulai mengalir di dahinya. Dan tiba-tiba. Bayangannya berhenti. Hanya untuk sesaat, hanya sedetik—tetapi itu cukup membuat Lei Tian terkejut.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai tak terbayang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status