Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

"Iya..aku berangkat sekarang.." Aku mengangguk, mataku menatap punggungnya sampai menghilang di belokan. Loh gak sadar kenapa aku bisa menatapnya sampai seperti itu sih? Aku menggeleng gelengkan kepala cepat. Hus hus ku kibas kibaskan tanganku di atas kepala menghilangkan bayangan si Bim bim rese tapi baik hati itu. Tring tring tring tring
1038.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai tak terbayang
Baca
+Pustaka
Istriku, Kekasih Abangku

Istriku, Kekasih Abangku

Ia terlihat mendapatkan harapannya kembali. *** Wah, bagaimana ini?😱🧘 Terima kasih telah membaca....😊
5.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai tak terbayang
Baca
+Pustaka
ZOE

ZOE

Aku menghentikan langkahku, menutup mata memikirkan segala kemungkinan. "Aish, kenapa kita harus berfikir rumit? Mungkin memang mereka saja yang bo-" WUING~ WUING~ WUING~ Tiba-tiba, Sirine meraung mengisi ruangan. Keadaan mencekam. DEJAVU. Aku merasa pernah melewati peristiwa ini sebelumnya. Sekelumit bayangan masalalu tiba-tiba berputar; pengkhianatan, kematian, penyerahan diri dan kekalahan. Kakiku terhuyung mundur selangkah.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai tak terbayang
Baca
+Pustaka
Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani

Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani

Otaknya bekerja cepat, menghubungkan satu kemungkinan dengan kemungkinan lain. 'Artinya jika benda ini dicat, akan terlihat wujud aslinya.' Tidak membiarkan Alianne berpikir sendirian terlalu lama, bayangan-bayangan mulai bermunculan dari balik pepohonan. Satu per satu, kemudian semakin banyak.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai tak terbayang
Baca
+Pustaka
Aku Tak Mau Lagi Jadi Bayang-bayang

Aku Tak Mau Lagi Jadi Bayang-bayang

Semua kenangan, semua perasaan telah menjadi abu. "Kamu gila!" Liam menjerit. "Itu barang antik nggak ternilai!" "Mungkin bagimu," kataku, tetap tak menoleh. "Bagiku … itu barang yang sudah mati." Aku masuk ke dalam mobilku. Memutar kunci dan mobil itu mengerang, lalu kembali mengaum. Seperti diriku, jantungnya masih berdetak. "Anna!" Devan berteriak sekali lagi. "Kamu akan menyesal! Kamu bukan apa-apa tanpa marga Volerio!"
10.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai tak terbayang
Baca
+Pustaka
Agnia dan Cermin Pecah

Agnia dan Cermin Pecah

"Itu pasti Baader-Meinhof phenomenon." Ya, itu dia. Ilusi frekuensi. Itu penjelasan paling masuk akal. Mungkin aku pernah melihat pria itu sebelumnya. Mungkin dia pegawai kantoran yang rutenya melewati taman itu setiap pagi pada jam yang sama. Otak bawah sadarku merekam detail itu jasnya yang kedodoran, cara jalannya yang bungkuk dan menyimpannya sebagai memori laten.
866 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai tak terbayang
Baca
+Pustaka
Kerasukan, Berujung Menikahi CEO

Kerasukan, Berujung Menikahi CEO

Aku membuka percakapan saat bersandar di headboard tempat tidur. Sasi menoleh kepadaku beberapa lama, sebelum merebahkan kepala di atas paha ini. “Bang. Mungkin nggak sih mimpi berulang-ulang itu adalah petunjuk?” gumam Sasi dengan pandangan melihat plafon. Aku membelai lembut kening hingga puncak kepalanya. “Kenapa kamu berpikiran begitu?” Sasi mengangkat bahunya singkat. “Aneh aja sih. Saya itu sering banget kayak punya penglihatan gitu. Beberapa memori yang bukan punya saya, tapi terus menerus muncul.”
1045.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai tak terbayang
Baca
+Pustaka
TULPA

TULPA

Kata itu sudah sangat familiar bagiku. "Imajinasi adalah kemampuan daya khayal seseorang. Di mana, dia melihat, merasakan, atau mendengar sesuatu yang belum atau tidak ada di sekitarnya. Misalnya, ketika aku memejamkan kedua mataku, aku akan membayangkan saat itu juga aku berada di sebuah pantai dengan hembusan angin yang menerpa wajahku, membuat rambutku berterbangan. Lalu, terdengar suara ombak yang saling bersahut-sahutan, suara burung pun tidak mau kalah juga turut terdengar." Aku menghentikan ucapanku sejenak. Mencoba melihat respon Kelabu yang kini telah menatapku dalam diam.
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai tak terbayang
Baca
+Pustaka
Remember Me, BE!

Remember Me, BE!

Matanya terpejam, memutar semua yang telah terjadi hari ini. Dalam satu hari, ada banyak kejadian dan kejutan yang dialaminya. Ada beberapa yang mengingatkannya pada sesuatu yang hilang. Bayangannya memang masih samar, terapi suaranya dapat ditangkap dengan jelas. Dia berharap dapat mengingat semuanya segera, dia tak ingin terus hidup dalam bayang-bayang seperti ini.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai tak terbayang
Baca
+Pustaka
Tujuh Dosa Besar

Tujuh Dosa Besar

Otaknya kini benar-benar terasa penuh dan perlahan mulai menunjukkan sesuatu. Sebuah bayangan yang menampilkan kenangan seseorang. Tapi kenagan siapa? Perasaan Arya tak memiliki kenangan seperti ini. Dia mencoba memfokuskan dirinya pada bayangan yang muncul di benaknya. Anehnya, walau Arya tahu itu hanya sebuah kenagan, tapi Arya merasa dirinya hadir di sana.
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 426 kali sebagai tak terbayang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status