Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Takdir Tara

Takdir Tara

Hujan semakin deras, bersama gemuruh guntur seakan meredam suara kecelakaan itu. Dengungan hebat terdengar di telinganya, darah mengalir dari kepalanya. Tara terbaring lemas di jalan, dihiasi oleh turunnya air hujan yang saat ini berusaha menghapus aliran cairan kental merah di atas aspal. Mata Tara tertutup perlahan, suara air hujan mulai tak ia dengar. Hanya satu wajah yang muncul di bayangannya.
926 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai taka tora batta
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Luar Biasa

Tetanggaku Luar Biasa

"Bi, Mbak Ajeng nggak bisa masak, terus, mereka nanti makan gimana, ya?" tanyaku pada Bi Wati yang sedang membantu Wa Tuti di dapur. "Makannya? Ya, pakai tangan, Sis," jawab Bi Wati tanpa menoleh. Dia sedang fokus menata bungkusan Saroja ke dalam kardus. Saroja adalah makanan ringan yang bentuknya menyerupai roda pedati. Rasanya ada yang manis, ada yang asin. Ada juga yang menyebutnya Kembang Goyang atau Antari.
1024.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 834 kali sebagai taka tora batta
Baca
+Pustaka
RAJA TANPA TAKHTA

RAJA TANPA TAKHTA

tanya Mukhayyam sambil membuka kantong itu. “Setiap batu di dalam kantong ini mewakili satu masalah yang akan kau hadapi dalam hidupmu,” jawab Gurutta Harun. “Tugasmu adalah melemparkan batu-batu ini ke sungai dan mengamati riaknya. Tetapi kau harus melakukannya dengan pikiran yang tenang.”
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai taka tora batta
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Bayan Taka mengambil golok miliknya yang belum dia pakai sejak bertarung melawan Jaka. Dengan sekuat tenaga Bayan Taka menahan tebasan pedang Guntur Saketi milik Jaka Geni. Saat dua senjata beradu, terdengar suara ledakan petir dari pedang milik Jaka di iringi kilat yang menyambar ke berbagai arah seiring pergerakan pedang Guntur tersebut. Beberapa jurus pedang berlalu, namun Bayan Taka sudah tak kuat menahan serangan berat dari Jaka Geni. Dia segera melompat mundur.
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 407 kali sebagai taka tora batta
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

Kadang Batari melihat darah di sudut bibirnya dan tidak ingat kapan tergigit. “Aku nggak butuh kamu jago,” kata Freya suatu kali, napasnya berat. “Aku butuh kamu tahan.” “Kalau aku nggak tahan?” Batari bertanya. Freya menatapnya lama. “Berarti kamu balik jadi mangsa.” Malam: Lenka. Dan Lenka tidak melatih otot. Lenka melatih luka, sampai luka itu tidak bisa lagi memohon.
10581 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai taka tora batta
Baca
+Pustaka
Batal Akad

Batal Akad

Airnya mengalir cukup deras dan ikan koi yang menghuni di dalamnya begitu segar dan besar. "Abi, itan!" tunjuk Saka memberitahu Ali. "Ikan siapa itu?" "Ikan Abang. Butan itan dede." ujar Saka sambil menunjuk Lingga yang kini ikut mendekat ke kolam ikan. "Ikan Ade Lingga juga. Semua ikannya punya Saka dan Lingga," terang Ali menengahi. "Butan, ini itan Abang," rengek Saka tetap tidak mau kalah.
9.922.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 636 kali sebagai taka tora batta
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Bukan Mantanku

Tetanggaku Bukan Mantanku

tantang Bening. "Gak ah, aku gak punya alasan bareng dia. Kan sudah bukan rahasia umum lagi, kalau tetanggamu itu AC. Pria nyebelin. Kamu sih enak, bisa nebeng pakai alasan karena tetanggaan. Nah aku?" "Ya bilang aja, ngajak pacaran." "Busyeeet, frontal amat. Auto langsung dijudesin, diplototin terus dikeoook." Tata memperagakan gerakan-gerakan lucu, membuat Bening tertawa lalu segera menutup mulutnya.
1017.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 676 kali sebagai taka tora batta
Baca
+Pustaka
BATAL NIKAH

BATAL NIKAH

ujar Bu Rangga. "Tak apa, Bu. Ara sudah besar jadi tak merepotkan." ucap Yaya. Bima tampak menarik napas. Dia malu karena putrinya langsung memanggil Mami dengan bawahannya, Yaya. Takut wanita itu salah paham. Dia lalu mendekati putrinya. Sedangkan Bu Rangga pamit karena harus menemani suaminya melayani tamu undangan. "Ara, ini bukan mami kamu. Ini Tante Yaya." ucap Bima pelan mencoba membujuk putrinya.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai taka tora batta
Baca
+Pustaka
Batal Di Madu

Batal Di Madu

“Wuw, sepertinya akan terjadi perang dunia ke dua nih,” sahut Oma Dora berbisik dengan temannya. Raga berdehem kuat, membuat Viona dan Rama melihat ke arah sumber suara itu. Rama tersenyum melihat wajah Raga seperti tomat merah bahkan dia membayangkan dua tanduk langsung tumbuh di kepalanya. Raga mendekati dan melayangkan tatapan tajam kearah Viona.
7.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai taka tora batta
Baca
+Pustaka
TARO

TARO

Astaghfirullah. “Ini,” satu gelas taro mendarat di meja batu yang ada di depanku. Aksa kembali duduk di sebelahku dan menyeruput minumannya kembali. Ia terlihat begitu menikmati setiap tetes minuman taro yang membasahi tenggorokkannya. “Aku bahkan tidak tahu kalau permasalahanmu bahkan lebih kompleks dari sekedar mantan pacarmu yang ingin balik lagi menjalin hubungan denganmu.” Perkataannya sukses membuatku was-was.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai taka tora batta
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status