Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Takdir Jodohku

Takdir Jodohku

Chan membela diri. "Okay and thank you untuk ikat rambutnya." Chan meluruskan posisi tubuhnya dan memberi jalan untuk Rossie. Kemudian ia berkata, "ternyata takdir menginginkan pertemuan kita secara berulang. What's next?" Chan menolehkan kepalanya pada Rossie. "I don't know, kita ikuti saja bagaimana takdir kita akan berjalan," ucap Rossie lirih.
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai takdir ku
Baca
+Pustaka
TAKDIRKU ADALAH KAMU

TAKDIRKU ADALAH KAMU

TAKDIRKU ADALAH KAMU 🌹🌹🌹🌹 Siang itu Naira mengajak Ibunya melihat rumah yang baru di beli dari gaji pertamanya. "Terima kasih, Nai!" ucapnya berlinangan air mata. "Maafkan aku, Bu! Belum bisa membahagiakan mu, aku hanya bisa memberikan rumah ini untukmu!" Naira memeluk ibunya. Wanita itu mengelus rambut anaknya dengan penuh kasih sayang.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai takdir ku
Baca
+Pustaka
Kamu Pasti Menyesal, Mas!

Kamu Pasti Menyesal, Mas!

Ending - Takdir Yang Tidak Terduga Ending - Takdir Yang Tidak Terduga *Terima kasih sudah membaca, meski sedikit, semoga kita bisa mengambil hikmah dari cerita ini. Mohon maaf jika ada salah kata, atau mungkin tak berkenan di hati teman-temab semuanya.
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 365 kali sebagai takdir ku
Baca
+Pustaka
WARISAN DEWA YANG TERSEMBUNYI

WARISAN DEWA YANG TERSEMBUNYI

Karena di puncak tangga itu… takdir menunggu. ---
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai takdir ku
Baca
+Pustaka
Kafan Hitam

Kafan Hitam

“Ini yang dinamakan takdir. Sesuatu yang berada di luar kendali manusia. Nyatanya, meskipun saya melarang Rojali untuk datang ke sini, pada akhirnya takdir justru membawanya ke sini.” Ki Jalu meludah, menatap penuh kebencian pada Kiai, Mbah Jaja dan Mbah Atim. Cengkeramannya pada tongkat kian menguat hingga dia bisa merasakan kulitnya mengelupas. “Aing bakal ngahancurkeun maraneh kabehan. Teu paduli aing modar peuting ayeuna (Saya bakal menghancurkan kalian semua. Tidak peduli saya mati malam ini).”
9.774.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai takdir ku
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

kata Jaka sambil pikirannya menerawang ke masa lalu. "Takdir itu apa? Takdir ya takdir. Tak ada yang tahu takdir kita seperti apa. Lalu bagaimana kita menyikapinya? Ya tentu saja dengan terus bergerak. Kita akan tahu takdir kita seperti apa nantinya. Kalau hanya menunggu, kita justru tidak akan pernah tahu, kita akan jadi seperti apa. Dan takdir, tidak perlu di cari kebenarannya." ucap Eyang Guru Mahameru kepada Jaka kecil yang mendengarkan dengan mulut terbuka. "Kamu mengerti?" tanya Eyang Mahameru. Jaka Geni kecil menggeleng.
1011.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 266 kali sebagai takdir ku
Baca
+Pustaka
Taaruf dengan Anak Wanita Malam

Taaruf dengan Anak Wanita Malam

“Dengarlah, Selina, takdir Allah itu ada dua. Yang pertama takdir muallaq dan yang kedua takdir mubram. Takdir Muallaq adalah takdir yang ada campur tangan manusia di dalamnya, ikhtiar. Jika kamu mau menghasilkan uang maka kamu harus bekerja. Jika kamu mau pintar maka kamu harus belajar. Adapun takdir mubram adalah takdir yang tak bisa diubah seperti halnya kelahiran dan kematian. Kita tak pernah tahu kapan akan terlahir ataupun terlahir dari rahim siapa. Begitupula kematian. Kita bahkan tidak tahu kapan kita mati. Jika kita tahu kapan kita mati maka sudah dipastikan kita akan beribadah sebanyak-banyaknya sebelum ajal itu kian mendekat.
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 475 kali sebagai takdir ku
Baca
+Pustaka
Dimanja Suami Kontrak

Dimanja Suami Kontrak

“Kau menembus semua itu tanpa usaha, tanpa rencana. Kau hadir seperti jawaban yang sudah ditentukan sejak awal.” Ia menghela napas panjang, lalu menambahkan, “Takdir bukan soal kebetulan. Takdir adalah apa yang tetap terjadi meski semua kemungkinan seolah melawan. Jadi meski mereka tidak mengkhianatimu, meski kau tidak pernah meninggalkan rumah itu, meski aku tidak pernah menginjakkan kaki di klub malam itu… semesta akan tetap menemukan caranya mempertemukan kita. Karena sudah seharusnya begitu.”
1016.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 573 kali sebagai takdir ku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status