Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nilakandi

Nilakandi

protes Jovyan. “Ya beda dong, Jo. Kamu kan putus satu tumbuh satu juta. Tapi tumben sih ini awet sama Adindaku Maheswari,” sahut Tama masih tak melepaskan matanya dari ponsel. “Maheswari aja, Theo Sam sialan.” “Ya ya ya,” jawab Tama malas.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai tambo minang
Baca
+Pustaka
MENANTU PILIHAN IBU

MENANTU PILIHAN IBU

Jadi Tama bisa leluasa bermain disana. "Kita main bola yuk," ajakku pada Tama. Tentu saja Tama sangat senang. Main bola adalah favoritnya. Dia bisa bebas mengekspresikan kelincahannya. Dia menendang bola yang kuumpan ke arahnya, sambil berlari tertawa-tawa girang. "Mbak Nawang, dipanggil Mas Bayu. Biar Mbok yang nemeni Tama." Mbok Inah memanggilku.
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 426 kali sebagai tambo minang
Baca
+Pustaka
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Bukankah lebih cepat jika langsung menuju ke Istana Minanga di Batang Kuantan? Dan ya, Talago menggaruk-garuk kepalanya, sangat sulit baginya untuk memahami bahasa isyarat sebab selama ini ia tiada pernah punya pengalaman menghadapi seorang yang bisu. Belum sama sekali. “Hmm, apakah kau bermaksud menanyakan mengapa kita tidak langsung menuju ke Minanga?” Lagi, Bungo mengangguk sembari menunjuk-nunjuk Talago.
1074.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai tambo minang
Baca
+Pustaka
Istri Muda Tuan Sadis

Istri Muda Tuan Sadis

tawar Tama. Rania menoleh cepat. "Memangnya boleh?" Tama menarik nafas, lantas menunjuk ke arah bianglala yang terus berputar itu. "Dia memang dipakai untuk wahana bermain," jelasnya. "Di dalamnya banyak orang duduk, menikmati pemandangan dari atas," Masih dengan keluguannya, Rania manggut-manggut mendengar penjelasan Tama. "Tapi aku tidak pernah berada setinggi itu,"
78.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai tambo minang
Baca
+Pustaka
Brubuh Krendobumi - Pendekar Kembara Semesta Seri 3

Brubuh Krendobumi - Pendekar Kembara Semesta Seri 3

Bergegas dia berjalan cepat menuju hamparan batu hitam yang ada di puncak bukit areal Padepokan Carang Giring. “Bigar, kamu tetap di sini saja!” ucap Tambung. “Aku akan memberikan Mantra Sakti Pemanggil Tombak Bowong kepada Suro Joyo.” Tambung meninggalkan Bigar. Dia masuk kamarnya untuk mengambil gulungan kulit rusa pemberian Maeso Item dan Trinil Manis. Dalam gulungan itu ada mantra sakti yang bisa memanggil Tombak Bowong.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai tambo minang
Baca
+Pustaka
Menikahi CEO Philophobia

Menikahi CEO Philophobia

ucapnya sembari menyodorkan benda pipih berwarna hitam kepadaku. "Ini kartu namamu?" Aku membaca seksama yang tertulis di kartu berwarna hitam dengan tinta abu-abu bertuliskan namanya. Gavin Narendra Tama. "Ya. Hubungi aku jika kau berubah pikiran. Sekarang bersiaplah, aku akan antar kau pulang."
1012.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 340 kali sebagai tambo minang
Baca
+Pustaka
Bukan Budak Nafsu Majikan

Bukan Budak Nafsu Majikan

Diganti dengan gerobak yang berjejer beserta abang-abang penjualnya. ”Aku nggak tau kamu ngidam apa, jadi aku panggil semua pedagang ke sini. Kamu pengen bakso? Kamu tinggal minta ke abangnya,” sahut Tuan Hamiz. ”Kalo kamu mau barbeque-an, ada di sana.” Tuan Hamiz menunjuk salah satu pedagang di dekat penjual takoyaki. Aku berbalik lantas memeluk Tuan Hamiz lama sekali.
1028.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 818 kali sebagai tambo minang
Baca
+Pustaka
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

kata Ibu Rio. Sifa mengangguk, baru kali ini dia mendengar bahwa ada camilan dari tanah liat bernama ampo. Ampo adalah makanan atau camilan tradisional yang terbuat dari tanah liat yang berasal dari Jawa Timur, terutama wilayah Tuban. Bahan dasar makanan ini murni terbuat dari tanah liat tanpa ada campuran bahan apapun. Ampo biasanya di konsumsi sebagai makanan ringan atau camilan. Terutama digemari oleh kalangan wanita yang sedang hamil.
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai tambo minang
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Baca Semua Ulasan
PESONA PAMAN TAMPAN

PESONA PAMAN TAMPAN

Pandangan Kim lurus seakan menembus kaca mobil. Mobil dipandu oleh Kim menuju pusat kota lain. Sebuah bangunan minimalis, tetapi terlihat begitu megah dan asri sudah tampak di depan mata. Rumah itu terletak tidak jauh dari pabrik susu kemasan yang memang terkenal dari daerah itu. Kim mengajak Tamika masuk ke dalam rumahnya. "Kim, kamu sudah pulang?" tanya suara bariton yang berasal dari lantai dua rumah tersebut.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai tambo minang
Baca
+Pustaka
Bodyguard Muda Itu Ternyata Kaya Raya

Bodyguard Muda Itu Ternyata Kaya Raya

Dia tidak habis pikir dengan gelar mafia Raymond yang ternyata tidak sesuai dengan ekspektasi. "Van, kota Tango itu luas. Lebih luas dari kota Baubau. Aku udah telusuri setiap sudut kota Tango. Dari jalan Beringin Raya sampai Jalan Paledang, tapi nggak ada yang liat itu cewek." Raymond gelisah saat tahu Kevan murka padanya. Di ujung telepon, Kevan masih mendengus dingin, bahkan Angga dan Ziyad hanya bisa mematung mendengar amarah Kevan.
9.8129.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai tambo minang
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
Master KidOO
Bab. 127-128. Citra Mr KidOO rusak sudah. Mr KidOO harusnya berdiri sendiri, baik hati, ramah, independen, dan tidak suka menjilat. Tapi, yaa sudahlah, Novel karya adikku. Dia yang mengatur semuanya. Sebagai Kakak yang baik hanya satu kalimat untuknya. “Lanjutkan. Novelnya bagus.”
Zoya Dmitrovka
Halo, Zoyaliciouz! Alhamdulillah, buku Bodyguard tamat hari ini. Thank you so much buat semua pembaca, Bang Nano, Kak Nismairmadiana, Kak KidOO, Bang Ovan, Bang Regazza, Bang Quden and semuanya. Zoya nggak bisa sebut satu-satu (≧⁠▽⁠≦) Kalian luar biasa dan kalianlah motivasi aku menulis.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status