Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Executive Chef Tampan

Executive Chef Tampan

Selanjutnya kembali ke bar untuk mengambil beberapa minuman kembali. "FOJ¹*nya 2, lemon tea, guava juice, avocado juice 4, dan yang terakhir MW²* 600ml 2. Oke, 3 CO³* sudah semua." ucap Bisma menancapkan 3 captain order. ¹FOJ: fresh orange juice ²MW: mineral water ³CO: captain order Nadhira segera mengangkat square tray-nya kemudian membawanya ke room service. Gia titip americano buat diantar ke kamar.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as tambo minang
Read
+Library
CEO Tampan itu Suami Baruku

CEO Tampan itu Suami Baruku

Pria itu tidak mengambil minumannya, dia malah menatap Karen dengan sudut mata yang menyempit dan mengintimidasi. Mendapat tekanan itu Karen mengepalkan satu tangannya di belakang, berusaha menguasai diri agar tetap terlihat santai. "Siapa namamu?" tanyanya kembali tersenyum, namun mata itu menatap lurus dan dalam ke arahnya. "Karen." "Damian Valo, panggil saja Damian!" Damian merupakan pengusaha muda yang terkenal memiliki citra luar yang baik. Keluarga Valo menjadi bagian dari bisnis Shambara Global. Mereka sudah menjalin kerja sama selama dua tahun.
104.0K viewsCompletedAdded to Library 144 Times as tambo minang
Read
+Library
ISTRI LUGU MANDOR TAMPAN

ISTRI LUGU MANDOR TAMPAN

Mas Bara masih saja memandangku dengan lekat sembari meraih sebelah tanganku untuk dia genggam dengan mesra. “Sekarang katakan padaku, tempat seperti apa yang ingin kamu kunjungi? Apa kamu ingin melihat air terjun, pura-pura di Bali atau taman-taman bunga, atau bahkan mungkin Theme Park dengan berbagai wahana yang menantang?”
9.664.6K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as tambo minang
Read
+Library
Tumbal Pernikahan

Tumbal Pernikahan

tanya anak itu saat Amanda memakaikannya kacamata hitam dan juga topi pantai. "Shadam mau diajak ke mana?" Shadam terdiam, mengetuk-ketukkan jarinya di atas dagu sambil berpikir. "Pantai ... Shadam mau main pasir. Boleh, Mami?" tanya Shadam dengan binar bahagia terpancar jelas di matanya. Bibirnya menyunggingkan senyuman dengan sangat lebar sampai pipi chubbynya ikut tertarik ke kanan dan ke kiri.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 179 Times as tambo minang
Read
+Library
Tamu Di Rumah

Tamu Di Rumah

kata Roy. Mereka berdua turun dari mobil, Roy membayar karcis agar bisa masuk. Reva benar dibuat melonggo, melihat keindahan taman kota yang berada disana. “Roy, ini taman kota apa surga? Sungguh sangat indah sekali,” puji Reva. Bagaimana tidak dibilang surga, jika taman ujung kota sangatlah indah. Kolam yang sangat besar berada di tengah-tengah, bahkan di kolam tersebut bisa bermain kapal besar yang di muat oleh 10 orang.
16.6K viewsCompletedAdded to Library 597 Times as tambo minang
Read
+Library
TUAN MUDA YANG MENYAMAR

TUAN MUDA YANG MENYAMAR

tanyaku sebagai bentuk protes. “Sudahlah, Jun! Naik saja! Kita tidak punya waktu untuk memilih –milih!” ketus pria itu menarik tanganku. Benar saja. Belum lagi kami naik dengan benar ke atas mobil yang mengangkut kambing itu, dua mobil mewah mengerem mendadak di area taman dekat warung di mana kami akan makan tadi. Orang –orang dengan setelan jas rapi keluar dari sana.
107.2K viewsCompletedAdded to Library 166 Times as tambo minang
Read
+Library
Tamparan Sang Kakak

Tamparan Sang Kakak

“Ibumu adalah wanita yang bahkan tak pantas dicatat namanya di silsilah Keluarga Basil.” “Kamu… Oscar… itu seorang anak haram.” Beberapa kata itu kuucapkan dengan sangat pelan, tapi itu meledak seperti bom di ruang tamu yang hening. Semua ekspresi di wajah Oscar membeku. Dia seolah mendengar dongeng yang mustahil, matanya membelalak, mulutnya sedikit terbuka dan terbengong menatapku. “Apa… apa kamu bilang?”
13.4K viewsCompletedAdded to Library 429 Times as tambo minang
Read
+Library
Istri Kecil sang CEO Tampan

Istri Kecil sang CEO Tampan

"Tuan Arroyan itu pemilik perusahaan ini, Nami. Beliau kemarin datang mengundang semua pekerja dan menyuruh staff kantin untuk melayani para tamu di rumahnya. Karna acara besar, sehingga kita harus berangkat lebih awal naik mobil." Nami manggut-manggut. Nami melihat mobil yang sudah berjejer rapi. Nami menggigit bibirnya. Dia was-was. Nami memiliki riwayat mabuk kendaraan, dia takut mabuk dijalan dan membuat teman-temannya yang lain jijik dan tidak nyaman. Iko memahami kondisi itu, dia memberikan obat yang sangat ampuh kepada Nami. "Minum obat ini, aku juga takut mabuk."
105.2K viewsOngoingAdded to Library 180 Times as tambo minang
Read
+Library
Dendam Sang Tumbal

Dendam Sang Tumbal

Jenggala Manik mengendus udara, namun tidak di dapatinya ada aroma manusia selain dari Sinta dan gadis yang di jadikan tumbal. “Apa kau tidak salah? Aroma tumbal ini satu-satunya yang bau manusia,” kata Jenggala Manik. Sosok yang berkepala seperti kelelawar dan bertubuh manusia itu kembali memperhatikan sekeliling dan mengendus udara.
102.4K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as tambo minang
Read
+Library
Kencan Buta CEO Tampan

Kencan Buta CEO Tampan

“Zayn! Turun!” Pohon jambunya tidak tinggi, banyak batang yang bisa membuat anaknya bisa manjat seperti ini. “Papa,” Zayn malah tidak mau turun. Tapi Juan mendekat. “Mas ayo turun! Nanti jatuh lho.”
3.9K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as tambo minang
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status