Mantiko Sati - Kitab 1: Harimau Dewa
Tujuannya mengayuh batang bambu yang panjang itu dengan sedikit pengerahan tenaga dalam hanya untuk mempercepat perjalanan mereka, siapa sangka ada hal lain di luar pengetahuan pemuda itu sendiri.
Tidak ada yang berbeda dengan kondisi di kiri dan kanan tepi sungai tersebut, sama saja dengan rimba lainnya, lebat dan rimbun. Kecuali, dengan banyaknya tanaman bambu yang tumbuh di dua tepian sungai tersebut. Ya, tanaman yang satu itu memang seperti terpusat di dua titik itu saja.
‘Lalu, kenapa harus disebut sebagai Rimbo Mati?’ tanya Mantiko Sati di dalam hati. ‘Bahkan, kenapa orang-orang ini seperti ketakutan?’
الفصول الرائجة