Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bodyguard Muda Itu Ternyata Kaya Raya

Bodyguard Muda Itu Ternyata Kaya Raya

Dia tidak habis pikir dengan gelar mafia Raymond yang ternyata tidak sesuai dengan ekspektasi. "Van, kota Tango itu luas. Lebih luas dari kota Baubau. Aku udah telusuri setiap sudut kota Tango. Dari jalan Beringin Raya sampai Jalan Paledang, tapi nggak ada yang liat itu cewek." Raymond gelisah saat tahu Kevan murka padanya. Di ujung telepon, Kevan masih mendengus dingin, bahkan Angga dan Ziyad hanya bisa mematung mendengar amarah Kevan.
9.8128.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai tambo minang
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
Master KidOO
Bab. 127-128. Citra Mr KidOO rusak sudah. Mr KidOO harusnya berdiri sendiri, baik hati, ramah, independen, dan tidak suka menjilat. Tapi, yaa sudahlah, Novel karya adikku. Dia yang mengatur semuanya. Sebagai Kakak yang baik hanya satu kalimat untuknya. “Lanjutkan. Novelnya bagus.”
Zoya Dmitrovka
Hai! Hai! Zoya di sini. Maaf yah, Zoyaliciouz. Kemarin aku tidak dapat signal cuaca buruk jadi hanya update 1 bab. Hari ini Insyaallah update seperti biasa 3 bab. Terima kasih untuk kakak-kakak yang sudah memberikan germ. Beri komentar bintang 5 yukk agar bintang di novel ini menyala! Mamacih
Baca Semua Ulasan
Malam Bergelora Bersama Tuan Muda Gila

Malam Bergelora Bersama Tuan Muda Gila

jelas Ruby menyebutkan nama satu persatu. “Wah, ternyata masih ada Tuan muda yang lain selain Tuan muda Abidzar. Hmmm … pasti mereka ganteng-ganteng, aku harus dandan yang cantik malam ini,” ucap Tamara yang mendadak berubah centil.
545 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai tambo minang
Baca
+Pustaka
ZIANNE ( BUKAN PERNIKAHAN IMPIAN )

ZIANNE ( BUKAN PERNIKAHAN IMPIAN )

"Sambalnya bawang aja, ya biar cepat?" Tidak ada sahutan. Tetapi, Zianne seolah bisa melihat sosok Tama yang mengangguk di seberang sana. Tama paling suka sambal bawang, pakai tempe atau tahu goreng. Dia bahkan kadang bisa makan dengan lauk sebatas itu saja bareng nasi. Tahu dari mana? Dari Tama? Oh, yang benar saja! Zianne tahu, tentu berkat pengamatannya di sepanjang satu tahun ini.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai tambo minang
Baca
+Pustaka
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

“Siapa kau? Jawab!” Orang itu mengangkat kedua tangannya perlahan, lalu melepas tudungnya. Seorang pemuda. Usianya tak jauh dari Raka. Wajahnya gelap karena terbakar matahari, namun sorot matanya… menyimpan sesuatu yang tidak biasa tajam, seolah menembus hingga ke lubuk hati siapa pun yang ia pandang. “Namaku Tama.” Suaranya serak, seperti sudah lama tak bicara. “Aku berasal dari Desa Karangwatu.”
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai tambo minang
Baca
+Pustaka
Kimmy vs Hantu Tampan

Kimmy vs Hantu Tampan

Ah, sudahlah. "Ayo, kita lets go! Malam ini kita harus menghasilkan banyak cuan!" ajakku penuh semangat, segera keluar dari apartemen. Aku berjalan di depannya dengan penuh energi, nyaris seperti seorang kapten yang siap memulai misi. Dalam sekejap, aku sudah menghidupkan mesin motor maticku, bersiap menguasai jalanan malam. Si 'Tampan' duduk di belakangku dengan tenang, sedikit membuatku penasaran apa yang sedang dia pikirkan.
691 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai tambo minang
Baca
+Pustaka
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Kami menghampiri acaranya Starla yang berada di halaman taman samping rumah. Suasananya ramai dipenuhi teman sebayanya Starla. Berbeda dari mereka, Malik lah yang terlihat paling muda di pesta ini, dan paling pemalu karena bergelayut manja di belakang badanku, memegang erat kaki ini.
1028.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 838 kali sebagai tambo minang
Baca
+Pustaka
Tawanan Cinta Mafia Tampan

Tawanan Cinta Mafia Tampan

Sebuah club malam dengan bangunan cukup besar terlihat di sudut jalanan sepi di pinggiran kota. Tulisan El Camorra yang dihias oleh lampu kerlap-kerlip membuat George yakin bahwa tempat itu memang tujuannya. Pemuda itu hanya bisa mengamati dari dalam mobil. Dia tak ingin bertindak gegabah untuk masuk begitu saja sebelum mencari tahu lebih detail mengenai El Camorra.
5.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai tambo minang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status