Hasrat Terlarang
Tangisnya ini bukanlah tangis kesedihan, melainkan tangis kebahagiaan, ia sangat berterima kasih pada Tuhan yang telah mengirimkan lelaki seperti Ezhar dalam hidup putrinya.
Ezhar bagaikan matahari yang mampu membuat dunia Maira kembali terang. Dengan cintanya, ia mampu membuat memberikan kesempatan bagi putrinya untuk merasakan kebahagiaan yang lama tak bisa di rasakan. Bahkan di saat sulit ini pun ia tetap sabar mendampingi Maira.
“Terimakasih, Nak,” ucap wanita paruh baya itu.
“Untuk apa, Bu?”