Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Behind The Close Door

Behind The Close Door

Endi melepaskan pelukan membelai pipi Dona lembut. "Tere tetap utama ya?" sindir Dona dengan nada menggoda. "Jelas, kamu tahu kalau aku tergila-gila sama dia." Endi menanggapinya santai "Om kamu galak kalau masalah Tere." Dona tertawa mendengar kalimat Endi tentang papanya Tere yang tidak lain adalah suami dari adik bundanya. Tere adalah anak terakhir, anak cewek satu-satunya dan cucu kesayangan sang opa sejak meninggalnya Sabi. Posisi Tere di keluarga ini adalah kesayangan, semua menyayanginya dan sayangnya perasaan Tere dan Endi berbeda dimana mereka saling mencintai satu sama lain.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai tanjakan bapa tere
Baca
+Pustaka
Tuan-Tuan Berhentilah Memperebutkanku

Tuan-Tuan Berhentilah Memperebutkanku

Tawa Edward dan balasan Crystal cukup membakar hatinya. “Terima kasih atas perhatian dan kehadirannya. Baik, mari kita mulai dari barang lelang pertama.” Semua orang langsung tertuju pada model lelang yang berjalan ke tengah sambil membawa barang yang akan ditawarkan. “Ini adalah jam tangan edisi terbatas, dengan desain yang ekslusif. Hanya ada tiga di seluruh dunia. Penawaran dibuka dari seratus juta rupiah.”
111 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3 kali sebagai tanjakan bapa tere
Baca
+Pustaka
Involved Love

Involved Love

Papa tampan dibuat salah tingkah, malu sendiri setelah tahu ternyata target sang Ibu adalah pada si Calon menantu. "Ibu bosan memelukmu," Terry berujar sinis lalu menatap Cherry penuh kasih sayang mendekap tubuh gadis tersebut. "Tuhan memberkatimu, Nak!" doa Terry memberi elus pada pipi Cherry yang kini tersenyum kaku. "Terima kasih Tante," Terry menutup mulut, "Tidak jangan seperti itu, panggil aku ibu." Terry tentu sudah tahu kejadian memalukan malam event itu, selain dari media Terry bertanya langsung pada Ares. Papa tampan tidak banyak cerita saat Terry menghubungi tengah malam. Ares menceritakan hal yang ia tahu.
1018.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 660 kali sebagai tanjakan bapa tere
Tampilkan Ulasan (51)
Baca
+Pustaka
Wahyu Hidayat
ini dramanya kok tidak berkesudahan, maju mundur cantik papa tampan sama Cherry. sehari rasa mo bersatu eh ada ada saja halangannya..sampe lebaran monyet kayak gini gak bakal bersatu papa tamvan dengan cherry
adityawarman0704
Thor aku mau minta alamat om James dong, mo ngopi campur sianida biar bisa ambilin mahkota buat Cherry...aku curiga sespesial itu early di mata om James jangan bilang anaknya atau ciwi2annya he...he...he...
Baca Semua Ulasan
Terjerat Pesona Mama Temanku

Terjerat Pesona Mama Temanku

Tangannya perlahan menyentuh ponsel di atas meja nakas, seolah-olah ingin meraih sesuatu yang tak kasat mata, memori tentang Sarah, mama dari temannya, Hardian. "Eh, kenapa kamu senyum-senyum sendiri? Gak ada angin, gak ada hujan, tiba-tiba jadi seneng gitu," cibir Tigar sambil mengambil kembali handuk basah yang tadi dilemparkannya ke arah Adit. “Ada apa, bro? Sehat? Apa lagi ini soal Tante Sarah yang cantik banget itu ya?”
9.9123.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai tanjakan bapa tere
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Fahira
Keren ceritanya. Semuanya campur aduk, lucu, seru, menegangkan, ada adegan dewasa, romantis, penuh intrik, dan ternyata banyak plot twist. Jg ternyata ada cerita masa kelam/ trauma yg melatarbelakangi psikologis para tokohnya.
pipovernandes
Adakah penyesalan membuatmu berhenti? Atau kamu percaya adanya hal yang baik setelah sesalmu? Dino sangat takut. Anak yatim piatu penghuni panti asuhan itu harus berdamai dengan kata "berpisah", semua karena adopsi. "Hidup terkadang tak sesuai keinginan kita." Dino mengingat ucapan ibu asuhnya.
Baca Semua Ulasan
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

"Kak Teddy, Kakak sudah pergi begitu lama, kenapa kamu masih tidak bisa melupakannya? Tsunami itu bukan sesuatu yang bisa diprediksi oleh Yolanda!" "Jangan bicara lagi! Bawa benda busuk ini keluar dari sini!" Ayah langsung naik ke lantai dua tanpa menoleh ke belakang. Kiara berdiri tidak jauh, tampak tersenyum kecil, lalu meninggalkan tempat itu. Tante Sandra menghapus air matanya, lalu kembali ke sisi tubuhku dan berkata dengan suara pelan. "Yolanda, Tante akan membawamu pergi!"
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai tanjakan bapa tere
Baca
+Pustaka
Tawanan Mertua Kakak

Tawanan Mertua Kakak

tanyanya langsung. Reynard menggeleng. “Dia juga tidak menelpon Nenek.” Mata Maisaroh terlihat sendu. Beberapa kali dia menghela napas panjang. “Nenek dan mamanya Eril bingung. Nenek sampai pergi ke Jakarta karena tidak tahan dengan hujatan tetangga yang bilang kalau cucu Nenek brengsek, karena menghamili anak orang dan tak bertanggung jawab,” lanjutnya dengan suara tertekan.
8.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 278 kali sebagai tanjakan bapa tere
Baca
+Pustaka
Tante, Berhentilah Mengejarku

Tante, Berhentilah Mengejarku

Tanya andre yang pura-pura tidak faham akan kemana maksud itu. "Tidak ada, hanya saja, tidak biasanya pria mandinya lama, yang ada mereka bukan hanya mandi tapi...." Tante Mila menggantung kalimatnya sambil tersenyum.. Yasudah cepetan pakai baju sana, tante mau keluar sebentar hari ini," ujar tante Mila dengan tangan menyentuh dada bidang Andre yang sexsi itu. "Oh iya, lain kali kalau kamu mau, bisa bilang pada tante, tante akan bantu kamu dengan senang hati, ujarnya sambil berjalan keluar dari kamar andre.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai tanjakan bapa tere
Baca
+Pustaka
Membungkam Mertua Dengan Penghasilanku

Membungkam Mertua Dengan Penghasilanku

Tante Tika tak menyangka Rere membahas tentang harta, yang tak sepatutnya ia untuk ikut campur. "Sudah kuduga, dia menjadi anak angkat mama tujuannya adalah untuk mendapatkan harta keluarga kita, bukan Nasna istriku, kamu wanita licik itu. Aku bahkan tak sudi menganggapmu sebagai adik! Lebih baik Mama kembalikan dia ke tempat asalnya, daripada kita memelihara ular di sini. Ular berbisa yang bisa saja mematuk dan meracuni kita semua!" ucap Arkan dingin. Rere terdiam dari isak tangisnya mendengar perkataan Arkan. Rere menggeleng pelan seakan meminta agar Tante Tika tidak menuruti ucapan Arkan.
10166.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai tanjakan bapa tere
Baca
+Pustaka
Tunanganku Mendonor Ginjalku

Tunanganku Mendonor Ginjalku

Perkataan itu keluar dari tunanganku yang telah bersamaku selama delapan tahun dan mengatakan bahwa dia sangat mencintaiku. Ekspresiku pun menjadi dingin. Aku berkata kepada Hansen dengan nada dingin yang belum pernah kugunakan. "Kamu pikir aku yang salah setiap kali dia menangis? Kamu itu tunangannya atau tunanganku?" "Hansen, kamu harus paham sesuatu. Dia itu meminta dua ginjal! Siapa yang sebenarnya memaksa siapa untuk mati, hah!" ... Sebersit cahaya pun berkilat dalam pandangan Hansen. Dia memperhalus nada bicaranya dan memperlembut suaranya.
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai tanjakan bapa tere
Baca
+Pustaka
Spicy, Sweet Love

Spicy, Sweet Love

Jimmy menjawab dengan ragu "Mas Tian?" Endi menggelengkan kepalanya "Agak sungkan aku minta tolong papa, walaupun kemarin papa sama Mas Boy sudah siap membantu kapanpun. Aku hanya nggak mau terjadi sesuatu sama Tere, mereka nggak tahu tentang keluarga ini."
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai tanjakan bapa tere
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status