Maafkan Aku, Menikahinya
Rahma hendak membalikan tubuh dan segera pergi dari sana tapi papi mencekal tangannya, membiarkan mami yang telah duduk membela Rahma dengan mulutnya yang pedas.
“Mohon maaf Ma, tanpa mengurangi rasa rohmat tapi saya dan papinya Kenzi memiliki keinginan sendiri mengenai calon menantu kami ... Rahma ini adalah gadis yang dicintai Kenzi, selain itu Rahma anak yang baik, sopan dan ramah, dia juga pekerja keras ... coba aja besok kita tanya Kenzi, dia maunya sama Rahma atau Misya?”
Dengan penuh percaya diri mami berkata demikian, andai Kenzi ada di sini pasti si sulung yang akan membela Rahma.
Bab Populer