Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Two Times

Two Times

Tanyaku. "Ini Rumah keluarga turun temurun dari keluarga kami, kami sekeluarga tidak pernah berencana untuk menjual Rumah ini." "Jadi Rumah ini kami niat sewakan, itupun karena ibu dan suami memutuskan untuk pindah ke kota lain agar lebih dekat dengan anak - anak kami." ucapnya panjang lebar. Akupun mengangguk mengerti. "Jadi Rumah ini baru pertama kali ini pindah ke orang lain selain keluarga ibu ya Bu ?" Tanyaku.
8.69.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai tapi ini bukan tentang rumah
Baca
+Pustaka
Rumah Tanpa Buah Hati

Rumah Tanpa Buah Hati

Mariam membalas pertanyaan Barana dengan lugas. "Bukan begitu, Bu. Tetapi mulai sekarang apapun yang terjadi di rumahku, itu adalah urusanku bukan urusan Ibu. Yang penting bagiku adalah uang bulanan untuk Ibu tidak berkurang sesen pun dan akan diberikan sesuai dengan waktunya." Barana memperjelas ucapannya kepada Mariam, agar ibunya dapat mengerti dengan apa yang ia ucapkan. "Ah kamu itu Bar, jangan pernah membela seorang pembantu karena dia itu orang lain."
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai tapi ini bukan tentang rumah
Baca
+Pustaka
SUAMIKU BUKAN LULUSAN D3

SUAMIKU BUKAN LULUSAN D3

Untuk sekedar membereskan rumah ini tidak butuh berkeringat banyak. “Tapi memanganya nggak apa sama suamimu jika kamu kerja di sini, Mbak Tik?”
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai tapi ini bukan tentang rumah
Baca
+Pustaka
Bukan Mantan

Bukan Mantan

"Aku balik Purwokerto dulu ya Mbar. Mulai senin, perkuliahan sudah aktif lagi. Aku pulang ke rumah kalau weekend aja." "Ngekost?" "Iya masih ngekost. Mau gimana lagi? Kalau uangku banyak kayak Syafiq pasti aku udah punya rumah sendiri. Hahaha." "Oh." "Cuma oh aja?" "Ya aku harus ngomong apa?" "Ya semangatin gitu biar bisa segera punya rumah sendiri." "Amin. Semoga dimudahkan." "Amin. Aku pulang ya?" "Iya hati-hati."
1014.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 533 kali sebagai tapi ini bukan tentang rumah
Baca
+Pustaka
Rumah yang Semu

Rumah yang Semu

Kompleks perumahan yang setahu Diana cukup elit di Semarang. Diana berhenti di depan rumah dengan pagar hitam yang menjulang tinggi. “Mba Novia, aku udah di depan rumah Bukitsari Raya IV Nomor 56 ya” Diana menelepon dari dalam mobil. “Masuk dulu ya Di, Mama belum selesai. Bentar aku bukain pintu” jawab Mba Novia dari ujung telephone. Ketika Diana melewati pagar, tak henti Diana kagum dengan rumah dua lantai bercat putih dengan pilar – pilar di depannya. ‘Ini mah istana, bukan rumah’ gumamnya.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai tapi ini bukan tentang rumah
Baca
+Pustaka
Hestia

Hestia

“Aku capek kalau rumah malah jadi tempat adu argumen—nggak semua percakapan itu jadi debat nggak, sih?” Patra menatap halaman depan yang sepi, lalu kembali ke wajah Talia. Ia tahu kalimat itu bukan cuma tentang rumah masa depan, tetapi juga tentang rumah yang selama ini Talia tinggali. “Aku juga,” jawabnya singkat. “Harusnya rumah itu tempat paling gampang buat bernapas.”
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai tapi ini bukan tentang rumah
Baca
+Pustaka
Gadis Nakal milik Dokter Tampan

Gadis Nakal milik Dokter Tampan

Rumah? Secara harafiah-arti rumah adalah bangunan tempat tinggal. Namun, bagiku-tidak ada suasana rumah di dalamnya-yang akan menyapaku ketika aku pulang ke dalamnya-bahkan, kehangatan keluarga pun tak kudapatkan. Aku ingin pergi dari rumah ini-hanya agar melupakan sakit hatiku. Jika aku menghubungi mantan kekasihku-pria itu hanya akan meremehkanku..., karena, aku kembali menghubunginya.
109.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 372 kali sebagai tapi ini bukan tentang rumah
Baca
+Pustaka
Menantu yang Dibuang

Menantu yang Dibuang

“Oh, bukan nona. Saya hanya tetangga sebelah. Kebetulan tadi saya tidak sengaja melihat anda mengetuk pintu rumah ini. Karena itulah saya ke sini.” “Oh, begitu ya Pak.” “Iya nona. Memangnya nona ada urusan apa ke rumah ini? Rumah ini kosong nona. Sejak ditinggal pemiliknya tadi malam.” “Memangnya siapa pemilik rumah ini Pak?”
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai tapi ini bukan tentang rumah
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua Sang Legenda

Kesempatan Kedua Sang Legenda

“Tidak mungkin, apa rumah seperti ini benar-benar ada?” “Memikirkan desain seperti ini! Ini bukan sekadar struktur tipe menara sederhana!” Hunian bersama tidak memasukkan teknologi inovatif apa pun; itu hanya mengubah gagasan konvensional tentang “rumah”. Para dwarf segera mulai mendiskusikan bangunan itu lagi. “Jika kita pakai marmer di sini, bukankah akan lebih baik? Daya tahan dan nilai estetikanya akan...”
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai tapi ini bukan tentang rumah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status