Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mencuri Hati Mantan Suamiku

Mencuri Hati Mantan Suamiku

“Jadi, kau pergi ke rumah Kate? Kenapa?” “Rumah lama orang tua Kate. Tempatnya nyaman, rasanya seperti liburan singkat unruk mengusir kebosanan, sepertimu.” “Ceritakan tentang tempatnya.” “Halaman belakang yang luas seperti halaman mansionmu. Hamparan hijau dan suara gemericik sungai di sampingnya membuatku tenang saat membaca buku. Suasana desa, jika bisa dipersingkat.”
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 278 kali sebagai kata kata rumah bukan lagi tempat ternyaman
Baca
+Pustaka
ARJUNA

ARJUNA

Sedangkan Raina merasa tatap itu sedikit berlebihan. "Rumah itu sesuatu yang menyambut lo. Nggak harus nyokap atau bokap. Kucing peliharaan lo, sukulen lo, cupang lo, atau benda mati kayak bantal sama guling lo. Bahkan bisa cuma sekedar gambar Cristiano Ronaldo yang lo pajang di depan meja belajar. Definisi rumah buat anak seumuran lo itu masih luas, Rai." "Tapi gue nggak pernah merasa itu ada."
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai kata kata rumah bukan lagi tempat ternyaman
Baca
+Pustaka
Bucin berujung Sengsara

Bucin berujung Sengsara

kata Batara. "Heem, tapi nanti mama kesepian deh, Mas. Boleh gak kita tinggal di rumah mama aja jangan di rumah kamu. Tapi kalau kamu keberatan its oke, mungkin nanti aku suruh mama aja main ke rumah."
1021.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 497 kali sebagai kata kata rumah bukan lagi tempat ternyaman
Baca
+Pustaka
Kubuat Mantan Suamiku Menyesal

Kubuat Mantan Suamiku Menyesal

Mungkin memang bukan ini tempat seharusnya kami berada. Mataku berkeliling melihat seisi rumah. Ah… rumah ini indah dan sederhana. Sangat nyaman, tapi betapa bedanya dengan rumah lain yang pernah kami tempati. Sebuah mansion, apartement bintang lima dan penthouse. Kami rela tinggal di tempat ini untuk mendapatkan kata lain bahagia sebagai manusia biasa. Tanpa pengawalan, tanpa kesibukan, tanpa sebuah tekanan. Hanya sebagai manusia yang bisa bangun tidur dengan nyaman. Juga bisa tertawa lepas. Namun, tampaknya kami tidak berhasil bukan?
1091.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai kata kata rumah bukan lagi tempat ternyaman
Baca
+Pustaka
Partner Life

Partner Life

Cat bangkit dari duduknya dan melangkah menyusuri tiap tempat. "Rumah ini begitu sangat indah. Jauh berbeda dengan rumahku yang kecil dan sempit," gumamnya terkesima dengan ornamen-ornamen yang ada di sana. Catharina duduk di sofa sesaat, setelah itu dia memegang lehernya.
9.88.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai kata kata rumah bukan lagi tempat ternyaman
Baca
+Pustaka
Dara  Amara

Dara Amara

Rumah. Bagi semua orang,rumah adalah tempat terhangat didunia. Tempat pulang dari tualang panjang yang melelahkan. Rasa sedih akan terasa jika Salah seorang hilang atau bahkan berubah. Rumah, bagi Adara kecil adalah sebuah tempat yang dingin. Gadis kecil Adara selalu menunjukan Sifat dinginnya dirumah. Perkara hati,adara sangat menyayangi keluarganya. Namun,ada hal yang membuat adara berprinsip bahwa Kelyarga bahkan adalah orang yang paling dibencinya.
103.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai kata kata rumah bukan lagi tempat ternyaman
Baca
+Pustaka
Dipaksa Menikahi CEO Kejam

Dipaksa Menikahi CEO Kejam

Fallen menatap dengan ragu. "Wah, bagus kalau begitu. Lain, kali, aku akan mendekor kamar kalian." Kate tersenyum senang. "Eh, Kakak tidak perlu repot-repot, kami suka kamar kami yang lama." Menolak secara halus. Memangnya siapa yang mau punya kamar seperti hutan belantara dengan ranjang yang ditaburi kembang tujuh rupa? Itu kamar atau makam?
1020.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 689 kali sebagai kata kata rumah bukan lagi tempat ternyaman
Baca
+Pustaka
Terperangkap Jerat Suami Dominan dan Angkuh

Terperangkap Jerat Suami Dominan dan Angkuh

Bukan karena dia benar-benar menginginkannya, tapi karena dia ingin tetap waras. Rumah yang Catelyn tinggali ternyata cukup nyaman. Meski sederhana tapi rumah itu bersih dan tenang, jauh dari keramaian dan kesibukan kota. Rasanya waktu begitu bersahabat dan berjalan lambat menikmati kehidupan.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai kata kata rumah bukan lagi tempat ternyaman
Baca
+Pustaka
Menikah Dengan Duda

Menikah Dengan Duda

“Aku harus ketemu orang tua Lara buat mastiin dan Lara yang harus aku ajak diskusi.” “Mama cuma nyampein pesan. Bye!” Tobat Gusti! *** Pulang ke rumah bukan gagasan yang paling Lara sukai. Di samping sudah tidak adanya kenyamanan di dalamnya. Lara merasa sudah mati rasa dengan apa yang menjadi kata ‘rumah’. Di hadapannya, hanya ada ejekan yang melayang-layang di matanya. Lara benci dan Gema tahu namun membawanya kembali. Katanya, ada izin yang masih harus di urus.
7.79.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai kata kata rumah bukan lagi tempat ternyaman
Baca
+Pustaka
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

Jurnal Malam Itu – Pertanyaan: "Bisakah cinta jadi tempat tinggal, bukan sekadar perasaan?" Alana menulis: “Kalau ia bisa menunggu, menerima, dan tetap menyediakan ruang — ya. Itu rumah.” Nara menulis: “Cinta adalah rumah yang tidak selalu bersih, tapi tidak pernah menolak kembalinya kamu.” Raydan menulis: “Rumah adalah tempat kamu boleh jatuh,
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai kata kata rumah bukan lagi tempat ternyaman
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status