Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jerat Rahasia Teman Masa Kecilku

Jerat Rahasia Teman Masa Kecilku

” panjang lebar Dikta bercerita, cukup membuat Tari terperangah dan semakin tertarik dengan cerita lengkapnya. “Astaga Nara, sial sekali hari ini dia. Tapi, thanks ya Ta buat kamu, mama nggak bisa bayangin jika nggak ada kamu.” Dikta mengakhiri ceritanya sebelum masuk kamar Tari bertanya,”Apa kamu sudah mengatakan perasaanmu?”
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai tarian pena menceritakan tentang
Baca
+Pustaka
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Ibu bertanya dengan khawatir, lalu menempelkan punggung tangan ke dahinya. “Gak panas kok.” Lalu Ibu memegang tangannya yang gemetar, dan terkejut menyadari betapa dingin tangan itu. “Ara… cerita sama Ibu, ada apa?” Suara lembut Ibu membuat bendungan air matanya jebol. Tiara memeluk Ibu dan terisak-isak, “Bos Ara… tiap hari membacakan ayat-ayat kitab suci... tentang percabulan, Bu. Ara dihujat, diajak berdoa untuk mohon ampun.”
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai tarian pena menceritakan tentang
Baca
+Pustaka
Anak-Istri Kalah dengan Teman Suami

Anak-Istri Kalah dengan Teman Suami

tanya Ariana, ia menitikkan air mata sembari mengelus pipinya. "Idih, nggak usah banyak drama kamu, Mbak! Aku benci sama orang-orang modelan Mbak gini! Buat apa coba kalo misalkan Mbak kayak gini?! Udahlah, Mbak! Aku nggak ngerti mau Mbak gimana! Sekarang, Mbak Ariana bilang sama Tita! Mau Mbak Ariana itu sebenernya apa?!" tanya Tita dengan suara lantang.
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai tarian pena menceritakan tentang
Baca
+Pustaka
Diam-diam Cinta

Diam-diam Cinta

“Kamu menceritakan semuanya pada Svaha?” Cantra memandang Arkana lekat. “Apa yang harus aku ceritakan padanya? Aku tidak memiliki cerita apapun untuk kubagi saat ini.” “Aku mengerti.” Kalau semuanya akan tetap berjalan sesuai dengan rencana semula.
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai tarian pena menceritakan tentang
Baca
+Pustaka
Kau Pilih Dia, Aku Ambil Segalanya

Kau Pilih Dia, Aku Ambil Segalanya

“Dia hanya menerima dan percaya apa yang kita tunjukkan, Sayang.” Tara menggigit bibirnya, berusaha menahan suara sekecil apa pun agar tidak keluar. Ia ingin pergi. Ingin lari sejauh mungkin dari tempat ini tapi kakinya tidak bergerak. Seolah meminta tara untuk terus menunggu dan mendengarkan semuanya. “Ngomong-ngomong,” Kara berkata di sela erangannya. “Lucu juga, ya. Setiap tahun dia merayakan ‘pernikahan’-nya padahal pernikahan tercatat bukan atas namanya.”
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai tarian pena menceritakan tentang
Baca
+Pustaka
Stuntman

Stuntman

kata Sari sok bijak. "Ih Kak Pena ngomong dong!" Difa menghentakkan kakinya kesal karena melihat Pena diam saja sejak tadi. "Kakak-kakak sekalian tolong jangan saling bacot dulu! Dengerin dulu dong kisah gundah gulana Kak Pena!" serunya memarahi.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai tarian pena menceritakan tentang
Baca
+Pustaka
PENARI ITU WANITAKU

PENARI ITU WANITAKU

Halo semuanya... Kembali lagi dengan author yang akan melanjutkan jalan cerita "PENARI ITU WANITAKU." Baiklah, author hanya ingin memperjelas jika episode ini adalah episode penutup dari cerita ini sebelum akhirnya benar benar tamat. Maaf jika terkesan buru-buru karena author sedang merilis cerita baru. Author berharap episode terakhir ini bisa memberikan rasa puas kepada pembaca dan kesan yang baik untuk diingat. Author spil ya, jika ending cerita ini pastinya adalah happy ending karena semua masalah akan selesai pada episode terakhir ini. Tanpa berlama lama, silahkan dan nikmati pembacaannya sayang author !!!
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai tarian pena menceritakan tentang
Baca
+Pustaka
Iblis Jatuh Cinta

Iblis Jatuh Cinta

Tanya Yuna yang tidak begitu paham bagaimana semua kisah ini dimulai. Yuna mungkin salah satu dari sekian pembaca kisah yang mengalami hal yang sama. Jadi, di momen saat ini soal kisah Kiara dan Ray pun diringkas agar mudah dipahami. "Aku akan menceritakannya kepadamu..." Ucap Kiara. . . .
1019.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 664 kali sebagai tarian pena menceritakan tentang
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Sata Erizawa
update bab berjudul 'annoyed', itu salah update ya.. harusnya itu di chapter 30 lebih.. malah keupdate karena salah atur waktu... maaf, maaf buat yg udah klik dan kehilangan poin 🍁 lain kali akan lebih berhati-hati
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y thor KSATRIA PENGEMBARA. Seorang pendekar dari Jawa Dwipa yang mengembara keseluruh penjuru dunia untuk menempa kekuatan dalam pertarungan dengan para pendekar hebat dari semua penjuru negara. Pastinya kisah ini akan sangat menarik untuk diikuti. Jangan lupa mampir y. T'Kasih
Baca Semua Ulasan
Pengantin Pengganti Bos Mafia

Pengantin Pengganti Bos Mafia

"Sudah paham?" Tiara duduk tegak di hadapan Lynette yang menggenggam pena dengan sebuah buku kosong di tangan yang satunya. Mata polos wanita itu menatap papan tulis kecil yang penuh dengan coretan-coretan Tiara. Pelajaran selanjutnya yang dibicarakan oleh Tiara adalah menulis dan membaca. Dalam hal ini Lynette merasakan otaknya yang menjadi panas tidak karuan.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai tarian pena menceritakan tentang
Baca
+Pustaka
Pelacur Berkelas

Pelacur Berkelas

Ketus Ara. "Oh ya? Coba saja kau lakukan sesuka hatimu. Maka jangan salahkan aku jika besok saat kau pulang dari club malam sebuah berita heboh akan terdengar di telingamu hingga kau tak akan pernah bisa melupakan hari ini." Jawab Tian penis dengan misterius. Bahkan ekspresi wajahnya saat mengatakan itu benar-benar tidak bisa dibaca.
9.711.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai tarian pena menceritakan tentang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status