WANITA KEDUA
Ia yakin pasti nanti bisa bertahan dengan pura-pura tidak melihat sang pria.
Dengan hati mantap, Athifa menyetujui ajakan Mayasha untuk makan siang bersama di tempat pria yang membawa setengah hatinya. Namun, ia lupa jika sedang berpuasa. “Em ... sebenarnya mau aja, Bu. Tapi, kebetulan sampai detik ini belum menyentuh makanan. Kalau nemenin aja sih, boleh,” jawabnya tanpa ingin mengecewakan wanita yang tidak pernah melepas genggaman tangan pria di sebelahnya.
Mayasha kembali menatap Lian dengan sedikit kecewa karena tidak mengetahui kalau Thifa sedang berpuasa. Padahal ada keinginan bisa makan bersama setelah saling bercerita akan kehidupan.
الفصول الرائجة