Jerat Rahasia Kapten Ragnar
Tinta hitam itu kini tidak lagi statis; ia tampak berdenyut secara organik, warnanya berubah perlahan dari hitam pekat menjadi ungu gelap yang mistis dan berpendar redup, seolah ada aliran kehidupan baru yang mengalir di balik pigmen kulit tersebut.
Ragnar menyentuh tato itu dengan ibu jarinya yang kasar. Kulit di sana terasa sangat panas, menyebarkan gelombang hangat yang tidak alami ke telapak tangannya. Ia tidak lagi merasakan getaran elektronik, desis microchip, atau suara mesin digital yang dulu sering ia asosiasikan dengan proyek Arsitek. Yang ia rasakan sekarang hanyalah denyut kehidupan yang murni, liar, dan sangat purba.
Bab Populer