Balas Dendam Sang Pendamping Setia
"Dan kerja dengan dia... terasa seperti kolaborasi yang sebenarnya. Bukan delegasi, bukan kontrol, bukan permainan kekuasaan. Kolaborasi."
Dinda mengangguk, tersenyum kecil. "Kata kakak saya, orang yang membuat kita merasa ringan bukan beban, itu orang yang layak dipertahankan."
Setelah Dinda pergi, Nayla membuka laptop lagi, tapi pikirannya melayang.
Ia membuka email baru.
To: Arvino Rahardian
Subject: Thank you
Arvino,
Terima kasih untuk hari ini. Bukan cuma untuk menangnya Bu Ratna, tapi karena menunjukkan padaku apa rasanya punya partner kerja yang sebenarnya.
Bab Populer