Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kenyataan Tak Seindah Bayangan

Kenyataan Tak Seindah Bayangan

Setelah beberapa komentar serupa muncul, Regina melirik Cedric di sampingnya, lalu tersenyum dan berkata kepada para penonton. "Kakak ipar kalian ini ... dia terlalu mencintaiku. Waktu kami SMA, dia mengirim surat cinta untuk menyatakan perasaannya. Karena takut aku menolak, dia gugup setengah mati, bahkan latihan puluhan kali sebelum menyerahkannya. Tapi akhirnya aku yang duluan mengambil surat itu dan bilang aku bersedia ...." Begitu kalimat itu keluar, kolom komentar langsung meledak dengan ucapan seperti "manis banget!", "aku meleleh!", "pengen ikutan baper!" dan sebagainya.
6.6K viewsCompletedAdded to Library 212 Times as teks imajinasi
Read
+Library
Stetoskop Hati

Stetoskop Hati

Karena bagiku, nulis itu timbul dari alam bawah sadar yang kerap kali meminta kita berimajinasi lebih padat dari seseorang. “Terus belajar nulis, Ran, sambil baca-baca buku baik itu non-fiksi ataupun fiksi, biar kosa kata lo terasah dan imajinasi lo pun bakal lebih banyak,” jawabku seadanya. “Gue kaku kalau nulis,” timpalnya. “Emang kaku awalnya. Gue pas lihat tulisan gue yang pertama. Ketawa sendiri saking gelinya sama itu tulisan.”
9.815.4K viewsOngoingAdded to Library 555 Times as teks imajinasi
Show Reviews (11)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Read All Reviews
Sejuta fikiran

Sejuta fikiran

tekan Rafa "Hayalan? Kau bilang itu semua hanya hayalan?" "Lalu apa? Hanya kau yang tau semua ini. Sudahi imajinasi konyol yang tidak bermutu,dan jangan bawa-bawa aku. PAHAM!" Rafa marah, ia lelah dengan semua mimpi yang berkelanjutan dan tidak tau arah tujuan mimpi yang ia alami "Suatu hari nanti kau akan mengerti!! Pergi" Argebi membuang wajah tidak ingin melihat lelaki yang ada di hadapannya.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as teks imajinasi
Read
+Library
Sebatas Mimpi

Sebatas Mimpi

Ia bahkan berani menyelipkan ponsel dibawah buku pelajarannya untuk melakukan pencarian lebih banyak melalui internet. Beberapa artikel yang dibaca Renata menyebutkan bahwa, sangat sulit bagi pemula untuk menciptakan karakter dalam mimpinya. Selain itu, tidak mungkin seseorang bisa memimpikan wajah seseorang yang bahkan belum ia lihat sebelumnya di dunia nyata.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as teks imajinasi
Read
+Library
O, Yang Mulia!

O, Yang Mulia!

“Hei, Narator, bagaimana aku bisa mempelajari telekinesis?” Imajinasi O memang cenderung kreatif. Seandainya ia bisa menggunakan telekinesis seperti phantom Ronald, imajinasi O tentang senjata satelit yang terbuat dari tulang jarinya bisa diwujudkan. Jika memungkinkan, ia bahkan rela mencopot kesepuluh jari kakinya untuk menjadi senjata satelit tersebut. “”Telekinesis hanya secara alami dikuasai oleh phantom dan sejenisnya. Belum dapat dipastikan apakah Anda dapat menguasainya.””
104.3K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as teks imajinasi
Read
+Library
Sentuhan Panas Editorku

Sentuhan Panas Editorku

"Selamat malam, Penulis Rudal yang paling susah diatur. Mimpi indah ... dan jangan halusinasi lagi." Meysa menendang-nendang selimutnya dengan kesal. "WILDAAAAN! DIAM KAMU!" Namun di balik kekesalannya, Meysa merasakan dadanya kembali bergejolak. Sialnya, meskipun memalukan, bayangan sentuhan imajiner tadi tetap terasa manis. Dan yang lebih menakutkan adalah ... ia mulai menyadari bahwa ia tidak keberatan jika imajinasi itu benar-benar menjadi nyata!
108.5K viewsCompletedAdded to Library 312 Times as teks imajinasi
Read
+Library
Madu Pemberian Ipar

Madu Pemberian Ipar

Viana menggelengkan kepala sambil tersenyum tipis kendati raut ketegangan masih membayang di wajahnya. “Aku tidak apa-apa kok,” ucapnya singkat. “Dasar lelaki banci! Heran deh aku, kok bisa ya ada lelaki modelan kayak gitu di atas dunia ini. Mestinya dia itu tinggal di luar angkasa saja, jangan di bumi. Ngotor ngotorin bumi aja,” celetuk Ima dengan wajah serius. “Iya, bener kamu Im. Aku aja dulu pernah digodanya, untung imanku kuat sehingga aku gak terlena sama rayuannya,” timpal salah seorang karyawan yang bernama Nunik.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as teks imajinasi
Read
+Library
Kiss The Antagonist

Kiss The Antagonist

"Lalu... bagaimana kalau ada fenomena yang saat ini masih berada di luar kemampuan ilmu pengetahuan kita?" Lovelle masih diam, tetapi mulai memperhatikan dengan lebih serius. Nathan kini menyandarkan tubuhnya. "Selama bertahun-tahun aku meneliti satu kemungkinan. Sebuah teori." "Teori apa?" Lovelle bertanya. Nathan menatapnya lekat. "Bahwa sebuah imajinasi... bukanlah sekedar proses MENCIPTAKAN sesuatu, melainkan proses MENEMUKAN sesuatu."
108.9K viewsCompletedAdded to Library 248 Times as teks imajinasi
Read
+Library
Ellipsis

Ellipsis

Begitu memegang kuas dan menatap kanvas, imajinasinya langsung mencuat, melejit seperti roket yang membelah angkasa raya. Langkah pertama Albern semua peralatan yang dibutuhkannya. Ia kemudian mengambil cat minyak dan mengombinasikan beberapa warna. Setelahnya, ia memulai ritual sakralnya. Sebuah goresan telah dibuat. Tangan kirinya menari-nari di atas kanvas. Kadang kuas itu menari seperti seorang ballerina, tapi tak jarang ia juga menari bagai breakdancer. Kuas itu menari mengikuti irama tangan yang menggerakkannya, tangan bergerak mengikuti perintah otak dan otak memberikan perintah atas kehendak imajinasinya. Begitulah pola yang Albern terapkan dalam setiap pekerjaannya. Ia selalu menemp
103.7K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as teks imajinasi
Read
+Library
Pendekar Lembah Iblis

Pendekar Lembah Iblis

Mata gadis itu mengawasi kakak seperguruannya yang terlihat berbinar seolah terkejut. “Luar biasa,” Radja mendesis, “Apakah kau tahu, Operasi yang kau sebutkan itu pernah juga disebutkan oleh guru, namun itu hanya sebuah bayangan imajinasi guru. Guru memiliki ide, namun sulit sekali mewujudkannya karena kekurangan metode. Apa kau mewujudkan imajinasi guru begitu saja?” Radja menerangkan. “Berapa umurmu Dik?” Radja bertanya kembali.
1029.0K viewsOn holdAdded to Library 724 Times as teks imajinasi
Show Reviews (14)
Read
+Library
Langit Biru
hai teman semua\^^/ senang bisa menulis sebuah cerita silat. cerita yang sudah aku buat sejak tahun 2004, cuma belum sempat kuselesaikan karena kesibukan. aku berencana menyelesaikan novel ini disini, menyajikan petualangan seru tentang para ketua muda dari lembah iblis. selamat menikmati\^^/
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status