Jembatan Perselingkuhan Suami dan Sahabatku
Beberapa kali dia mengangguk, lalu mengedarkan pandangan pada kami semua yang masih berdiri kebingungan.
“Duduk dulu semuanya, kita coba selesaikan secara kekeluargaan, ya?”
“Kau ini siapa, huh?” Mamak mertua mencerca.
“Ah, lupa! Perkenalkan, saya Muhammad Tamtama, S.H., M.Kn. Saya pengacara untuk Bapak Bayu dan Ibu Ayu,” jelasnya yang membuat jantungku hampir melompat.