Obsesi Gila Suamiku
"Syukurlah... Ya Tuhan, syukurlah..."
Meski terpisah samudera dan hanya terhubung lewat suara, getar kelegaan melingkupi mereka sepenuhnya. Tak ada lagi kata-kata rumit yang perlu terucap. Mereka hanya membiarkan air mata syukur mengalir bebas, membilas semua kepedihan yang menumpuk.
Setidaknya, setelah bertaruh dengan waktu dalam kecemasan yang mencekik, kabar yang paling mereka rindukan akhirnya datang juga.