Gairah Terlarang Di Bus Wisata
Aku hanya bisa pasrah dalam posisi setengah dipeluk dengan kaku, merasakan telapak tangannya yang panas membekas di samping pinggangku, meskipun terhalang kain rok.
Kulit di bagian sana seperti terbakar. Rasa panasnya menjalar ke mana-mana, membuat tenggorokanku kering dan hatiku panik tak karuan.
Aku tak berani banyak bergerak, hanya bisa menundukkan kepala serendah mungkin, berharap tak ada yang menyadari keanehan di sini.
Namun, semakin mencoba mengabaikannya, sentuhan telapak tangannya malah terasa semakin jelas.