Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Masakanku Tak Lagi Dimakan

Masakanku Tak Lagi Dimakan

celutuk Marsha. "Kita 'kan nggak sedang pacaran, Kak. Kamu ini yang bener aja kalau rekomendasikan tempat itu." Aku menahan senyum melihat reaksi Zahra pada usulan anaknya. *** Tempat yang direkomendasikan oleh Marsha memang nyaman. Sebuah rumah makan yang berdiri di atas perbukitan dan alam terbuka. Pemandangan yang indah dan angin semilir memang cocok untuk berduaan. Sayangnya aku belum berani mengungkapkan perasaan ini pada Zahra.
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai tempat makan anjing
Baca
+Pustaka
Anak Anak Muda

Anak Anak Muda

Sialan! “kayaknya kamu lapar ya, sini makan bareng. Steak tempe tersedia untukmu” Jungwoo namanya. Dari sekian banyak orang disini yang komuknya b aja Cuma dia. Mark terpelatuk pada bahasan tempe Jungwoo. “tempe tuh nggak pantes dijadiin steak you know” dengan aura bule kw nya ia mengekang sebuah Tempe lalu dibalas dengan Lucas yang berada samping kanannya, “ohiya lupa yang bule mah beda cuyy makannya pizza rasa cola”. Mark terdiam merasa terhina lalu pergi jauh dari Lucas.
1010.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai tempat makan anjing
Baca
+Pustaka
Terpikat Pesona Dokter Hot

Terpikat Pesona Dokter Hot

jelas Anggie sambil menahan malu sambil mengode Gibran agar membelikan dirinya makan olahan daging panggang tersebut. “Yasudah. Kita pergi makan diluar sekarang,” jawab Gibran membuat kedua bola matanya Anggie berbinar senang, tapi tidak bertahan lama, setelah Gibran melanjutkan perkataannya hal itu malah menyebabkan Anggie murung, tidak bersemangat dan merasa perjuangannya dalam menahan rasa malu sia-sia saja. “Aku dengar ada restoran vegetarian yang baru buka tak jauh dari sini dan katanya makanan di sana enak semua, jadi kita akan ke sana saja. Jadi bersiaplah.” “Mas Gib-gib!!” protes Anggie geleng kepala. “Aku ingin makanan olahan da—“
1021.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 437 kali sebagai tempat makan anjing
Baca
+Pustaka
 Dinikahi Adik Ipar Mantan Suami

Dinikahi Adik Ipar Mantan Suami

Ada angkringan di sini, aku kira hanya di daerah Geger Kalong saja bisa menemukan sate telur puyuh, nasi kucing dll. "Kita makan dulu," ujarnya seraya memberi kode padaku untuk turun. "Mbak, lapar, kan?" "Lapar. Ayo!" Aku mengangguk menyetujui dan turun untuk memasuki tenda angkringan. Meski masih sedih akibat teringat kejadian tadi, perutku gak bisa diajak kompromi. Sambil menunggu Athar, aku duduk dan menyambar satu tusuk sate telur puyuh yang terhidang di meja.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai tempat makan anjing
Baca
+Pustaka
BE WITH YOU

BE WITH YOU

Aku ikut turun dengan tanpa sekali pun memalingkan pandangan dari pintu tempat itu. “Ini tempat makan? Atau?” Melangkah lebih dekat aku bisa melihat ada deretan meja dan kursi seperti cafe pada umumnya. Tapi yang menarik adalah kehadiran kucing yang jumlahnya tidak hanya satu atau pun dua ekor. Manee menarik lenganku, mengajakku masuk. “Ini cat cafe. Kalau di Jepang udah tersebar di mana-mana. Di sini lagi musim juga. Di Indonesia ada juga?”
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai tempat makan anjing
Baca
+Pustaka
MAHAR TANPA CINTA

MAHAR TANPA CINTA

Nayaka memperhatikan kedua anak Nisha, dia menanyakan apa mereka suka makan di tempat tinggi ini. Dia tunjukkan kota Singapore di waktu malam. “Tapi di sini ada sate kok, kalian kalau mau menu kambing juga ada sop iga kambing atau iga sapi ada,” ujar Nayaka saat ingat ada masakan khas Indonesia. “Aku minta steak untuk anak-anaknya ikan saja deh. Mereka makan steak enggak apa-apa kok, enggak harus nasi.” pilih Nisha untuk makan kedua anaknya.
10852 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai tempat makan anjing
Baca
+Pustaka
Masak Daging Misterius

Masak Daging Misterius

Tanpa kata lagi, sebelum anjing itu pergi, Danu menangkapnya dan membuat dia pingsan. Hewan itu diseret Danu ke sebuah tempat untuk ia sembelih dan mencincang dagingnya. "Kau ini kalau tidak kubunuh ya, nanti kamu gigit orang dan membuatnya trauma. Maaf, ajalmu sudah tiba," desis Danu sebelum benar-benar memenggal dan mencincang daging hewan itu. Danu tak memikirkan nasib majikan hewan itu yang tiba-tiba hilang dari kejarannya. Ia juga tak berpikir wanita itu terperosok dan masuk jurang.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai tempat makan anjing
Baca
+Pustaka
Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Dia meletakkan satu di depan Shu Yi, satu lagi di depan Chen Liang. "Semuanya silakan makan. Jangan malu-malu." Usai berkata demikian, dia mengangkat sumpit. Mencomot daging ikan lalu meletakkannya di dalam mangkok Shu Yi. "Makan yang banyak. Kau sangat kurus." Wang Xingwei berdehem. "Di kediaman adipati Xie, ketemu serigala berbulu domba. Di restoran Hai Yun malah ketemu harimau berhati kelinci. Dunia memang aneh."
1026.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 816 kali sebagai tempat makan anjing
Baca
+Pustaka
Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

"Minaki bukan akhir dari hidupmu, Jay. Jika dia bukan jodohmu, itu artinya ada perempuan baik diluar sana yang siap menunggu kamu pinang." "Lebih baik kita makan siang di luar. Aku tidak sedang ingin diceramahi." Akhirnya kami memutuskan untuk membeli makanan di luar hotel. Kemanapun aku pergi, tidak pernah lepas dari topi dan masker hitam. Hingga kami sampai di sebuah restaurant yang menyajikan menu izakaya. Aku paling benci makanan berbau babi, jadi kuputuskan memesan daging sapi wagyu yang dipanggang di atas arang.
10166.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai tempat makan anjing
Baca
+Pustaka
Brajasena Sang Ksatria

Brajasena Sang Ksatria

Ketiganya mengikutinya dan tiba di aula samping untuk makan. Mereka berempat duduk, dan tak lama kemudian, sebuah meja penuh dengan hidangan lezat pun disiapkan. Berbagai hidangan yang terbuat dari daging binatang buas mengeluarkan aroma yang menggugah selera. Tak satu pun dari ketiganya bergerak lebih dulu. Tana Perbaya berkata, “Ki Demang Murdaka , kami bertemu dengan Mayat Kering di jalan, letaknya di….”
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai tempat makan anjing
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status